Kebijkan dividen (liwidled policy) sate merupakan kebijkaan yang ditempuh perusahaan untuk menetapkan perbandingan antara laba yang dibagikan dalam bentuk dividen dan laba yang ditahan untuk investasi per luasan dan pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang. kebijakan dapat dipergaruhi oleh beberapa faktor, yaitu potensi pertumbuhan dan laba per lembar saham . penelitian ini bertujuan untuk menguji pongaruh potensi pertumbuhan dan laba lembar per sahamn terhadap kebijkan dividen. samnpel pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efelk indonesia tahun 2006-2008 yang berjumlah 27 selama perusahaan tiga tahun yang terpilih berdasaran metode sampling. nalisis data dan pengujian hipotesis menggunakan metode regresi linear berganda (multiple regression analysis) yang diolah menggunakan package for social science ) program spss (statistical i5.0 for windows evolution version pengujian secara simultan dilakukan dengansalah satu melihat seluruh nilai koefisian regresi kedua variabel independen dan koefisien determinasi . hasilnya menunjukkan bahwa variabel potensi pertumbuhan dan laba per lember saham berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efele indonesia. pengujian secara paria juga dilakukan dengan meihat besarnya nilai koefisien regresi yang menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia kata kunci : kebijal.an dividen, potensi pertumbuhan , dan laba per lembar saham.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH POTENSI PERTUMBUHAN DAN LABA PER LEMBAR SAHAM TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2010
Baca Juga : PENGARUH TIPE PENGENDALI TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN PERBANKAN DI INDONESIA) (DEKI HARDIANSYAH, 2016)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (Tasniah, 2024)