Proses hidrolisis hemisellulosa pada tongkol jagung dengan menggunakan katalis proses hidrolisis hemisellulosa pada tongkol jagung dengan menggunakan katalis asam sulfat merupakan salah satu metode pengolahan limbah biomassa yang dapat memanfaatkan komponen penyusunnya. air dengan sedikit asam mineral (hs04), asam sulfat merupakan salah satu metode pengolahan linbah biomassa yang dapat memanfaatkan komponen penyusunnya. air dengan sedikit asam mineral (112s04), yang digunakan sebagai pelarut pada proses ini ditambahkan untuk meningkatkan efek katalis asam pada hidrolisis hemisellulosa. tujuan penelitian ini untuk mencari kondisi operasi optimum pada hidrolisis furfural dengan konsentrasi katalis h,so, yang digunakan sebagai pelarut pada proses ini ditanbahkan untuk meningkatlran efek katalis asam pada hidrolisis hemisellulosa. tujuan penelitian ini unfuk mencari kondisi operasi optimum pada hidrolisis furfural dengan konsentrasi katalis h2s04 yang ditetapkan sebesar 3%, 5%, dan 7% terhadap bahan baku kering oven (dipanaskan pada temperatur 110 c), nisbah cairan/padatan ditetapkan 8:1 ml/ g. percobaan dilakukan dengan pemasakan bahan baku kering oven dalam autoclave percobaan dilakukan dengan pemasakan bahan baku kering oven dalam autoclave dengan suhu pemasakan 120 'c, waktu pemasakan divariasikan 1-3 jam. dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa tongkol jagung dapat di gunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan furfural. kondisi operasi yang memberikan hidrolisat dengan kandungan furfural yang tinggi (0,468%) adalch pada waktu hidrolisis 3 jam dengan konsentrasi katalis 7%. kata kunci : hidrolisis furfural, tongkol jagung, hemisellulosa
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN FURFURAL. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK FURFURAL BERBAHAN BAKU TONGKOL JAGUNG DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 1000 TON/TAHUN (Bismi Mauliza, 2015)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK FURFURAL DARI AMPAS TEBU DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 5.544 TON/TAHUN (chika Ratih, 2025)