Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Ruhaya, EFEKTIVITAS KEBERLAKUAN “RESAM KAMPUNG” DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana (S2),2024

Abstrak kabupaten gayo lues memiliki kearifan lokal yang mengatur kehidupan masyarakat untuk menjaga keseimbangan sumber daya alam dan mendukung kearifan ekologi. kearifan lokal yang diterapkan secara turun temurun dalam bentuk peraturan desa ini dikenal dengan resam kampung. tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penerapan kearifan lokal atau resam kampung dalam pengelolaan sumber daya alam khusus wilayah sumber air, melihat korelasi dengan perubahan tutupan hutan serta dampaknya terhadap wilayah bernilai konservasi tinggi untuk nkt 4 dan nkt 6. penelitian ini belum banyak dilakukan di aceh terutama di kabupaten gayo lues, penelitian serupa yang pernah diteliti adalah efektivitas peran panglima laot dalam mengelola sumber daya kelautan sehingga penelitian ini penting. penelitian dilakukan di tiga desa sangir, agusen dan rerebe di kabupaten gayo lues. metode ysng digunkan analisis deskriptif kualitatif melalui wawancara dan fgd (focus groups discussion). hasil data kualitatif dianalisis dengan menggunakan metode skoring untuk memperoleh nilai efektivitas pelaksanaan resam kampung. nilai efektivitas diukur dengan menggunakan indikator faktor hukum berdasarkan teori hukum soerdjono soekanto yaitu faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor fasilitas, faktor masyarakat dan faktor budaya.resam kampung efektif diterapkan dalam pengelolaan sumber daya alam berdasarkan nilai efektivitas faktor hukum yang dikemukakan oleh soerjono soekanto khususnya dalam pengelolaan sumber daya air, terutama untuk poin resam kampung yang melarang pengambilan ikan dengan cara yang tidak ramah lingkungan. nilai skoring yang diperoleh untuk masing-masing faktor hukum adalah 1). faktor hukumnya sendiri dengan nilai efektivitas 4,5; 2). faktor penegak hukum dengan nilai efektivitas 4,5; 3). faktor sarana dengan nilai efektivitas 4,5; 4). faktor masyarakat dengan nilai efektivitas 4,6 dan 5). faktor budaya dengan nilai efektivitas 4,8. faktor yang paling berpengaruh dengan nilai efektivitas tinggi adalah faktor budaya. peraturan di tingkat lokal mampu memberikan pengaruh besar terhadap pengelolaan sumber daya alam khususnya wilayah sumber air atau nkt 4, penerapan aturan yang mempunyai nilai budaya masyarakat dan kearifan lokal atau nkt 6 yang didukung dengan bimbingan dan kerjasama instansi terkait berpengaruh efektif terhadap pengelolaan sumber daya alam. kata kunci: efektivitas, resam kampung, nilai konservasi tinggi



Abstract

ABSTRACT Gayo Lues Regency has local wisdom that regulates community life to maintain the balance of natural resources and supports ecological wisdom. This local wisdom, which has been applied from generation to generation in the form of village regulations, is known as resam kampung (local regulation). The aim of the research is to determine the effectiveness of applying local wisdom or resam kampung in managing natural resources specifically in water source areas, looking at the correlation with changes in forest cover and its impact on high conservation value areas for HCV 4 and HCV 6. This research has not much been carried out in Aceh especially Gayo Lues district, research something similar that has been researched is the effectiveness of Panglima Laot's role in managing marine resources so this research is important. The research was conducted in three villages of Sangir, Agusen and Rerebe in Gayo Lues Regency. The method used is qualitative descriptive analysis through interviews and FGD (Focus Groups Discussion). The results of the qualitative data were analyzed using a scoring method to obtain a value for the effectiveness of implementing resam kampung. The effectiveness value is measured using legal factor indicators based on Soerdjono Soekanto's legal theory, namely legal factors, law enforcement factors, facility factors, community factors and cultural factors. Resam kampung is effectively applied in natural resource management based on the effectiveness value of legal factors put forward by Soerjono Soekanto in particular in managing water resources, especially for resam kampung points which prohibit taking fish in ways that are not environmentally friendly. The scoring value obtained for each legal factor is 1). The legal factor (resam kampung) with an effectiveness value of 4.5; 2). Law enforcement factor with an effectiveness value of 4.5; 3). Facilities factor with an effectiveness value of 4.5; 4). Community factors with effectiveness values of 4.6 and 5). Cultural factors with an effectiveness value of 4.8. The most influential factor with a high effectiveness value is the cultural factor. Regulations at the local level are able to have a big influence on the management of natural resources, especially water resource areas or HCV 4, the application of regulations that have community cultural values and local wisdom or HCV 6 which are supported by guidance and cooperation from related agencies have an effective effect on natural resource management. Key words: effectiveness, resam kampung, high conservation value



    SERVICES DESK