Pada penelitian ini akan dikembangkan disinfektan dengan bahan baku minyak nilam, eco-enzyme, dan fragrance, penggunaan minyak nilam dapat membantu menghilangkan bakteri dan bau pada sepatu karena memiliki sifat anti bakteri. adapun tujuan penelitian pada penelitian ini antara lain, membuat formulasi cairan disinfektan sepatu berdasarkan tahapan design of experiment dan menentukan variabel terbaik yang paling mempengaruhi formulasi cairan disinfektan sepatu. metodologi yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan tahapan design of experiment dan menentukan persentase variabel terbaik untuk formulasi cairan disinfektan. hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value pada minyak nilam dan fragrance < 0,05 sehingga dapat disimpulkan kedua variabel berpengaruh signifikan, sedangkan eco-enzyme mendapat nilai > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa eco-enzyme tidak berpengaruh signifikan terhadap daya tahan dan ketajaman aroma dari inovasi produk disinfektan sepatu. formulasi inovasi produk disinfektan yang paling optimal menggunakan metode design of experiment yang diperoleh yaitu minyak nilam yang digunakan sebesar 1,5 ml (level 3), untuk eco-enzyme yaitu sebesar 0,2 ml (level 2), dan untuk fragrance sebesar 10 ml (level 3). kata kunci: design of experiment, inovasi produk, minyak nilam, eco-enzyme, fragrance, disinfektan sepatu.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INOVASI PRODUK DISINFEKTAN SEPATU MENGGUNAKAN METODE DESIGN OF EXPERIMENT. Banda Aceh Fakultas Teknik (S1),2024
Baca Juga : PERANCANGAN INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI ACEH (Teuku Kevin Varaby, 2016)
Abstract
In this study, a disinfectant with patchouli oil, eco-enzyme, and fragrance will be developed. The use of patchouli oil can help eliminate bacteria and odors in shoes because it has anti-bacterial properties. The research objectives in this study include making a shoe disinfectant liquid formulation based on the Design of Experiment stage and determining the best variables that best affect the formulation of shoe disinfectant liquid. The methodology used in this research is based on the Design of Experiment stage and determining the best variable percentage for the disinfectant liquid formulation. The results showed that the p-value in patchouli oil and Fragrance 0.05 so it can be concluded that Eco-Enzyme has no significant effect on the durability and sharpness of the aroma of shoe disinfectant product innovation. The most optimal disinfectant product innovation formulation using the design of experiment method obtained is patchouli oil used at 1.5 ml (level 3), for eco-enzyme at 0.2 ml (level 2), and for fragrance at 10 ml (level 3). Keywords: Design of Experiment, Product Innovation, Patchouli Oil, Eco-Enzyme, Fragrance, Shoe Disinfectant.
Baca Juga : PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PERILAKU KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PERBANKAN DI KOTA BANDA ACEH (chandra kurniawan, 2013)