Limbah pertanian seperti tandan kosong kelapa sawit dalam jumlah yang besar dapat meneemari lingkungan. oleh karena itu perlu diolah dan dimanfaatkan kembali, salah satunya adalah sebagai pupuk organik. penelitian ini bertujuan untuk mencari kondisi proses yang terbaik, dengan melihat pengaruh penambahan pellet miselium dan lamanya waktu pengomposan terhadap kualitas pupuk organik dari tandan kosong kelapa sawit. hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatnya jumlah pellet miselium dan meningkatnya waktu pengomposan berpengaruh terhadap kualitas pupuk organik yang dihasilkan. semakin banyak jumlah pellet yang ditambahkan dan semakin lama waktu pengomposan, semakin besar nilai n, p, k yang diperoleh. nilai n, p, k tertinggi diperoleh pada waktu pengomposan bulan keempat dan jumlah penambahan pellet miselium dimana 25 gr, kadar n, p, k berturut-turut adalah scbesar 3,78%, 3,45%, 5,35%. nilai rasio cin yang sesuai dengan c/n standar internasional adalah 14,80 yang diperoleh pada jumlah pellet miselium 25 gr dan bulan ketiga. kata kunci : tandan kosong kelapa sawit, pupuk organik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN JAMUR PELAPUK PUTIH (PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM) SEBAGAI MIKROORGANISME PENGURAI PADARNPROSES PENGOMPOSAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : EFEK UKURAN BAHAN, MASSA ORGADEC DAN WAKTU PENGOMPOSAN TERHADAP KUALITAS PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) (Febrosa Amal Putra, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL (NURUL ULFA, 2025)