Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada terjadi overreaction terhadap harga-harga saham pada perusahaan non manufaktur yang ada di bursa efek indonesia periode 2006-2008. dimana overreaction ditandai dengan adanya harga saham yang pada mulanya berkinerja baik (winner), maka pada periode berikutnya akan mengalami pembalikan harga, atau terdapatnya kelompok saham loser yang mengungguli kelompok saham winner. hal tersebut berkaitan dengan bagaimana investor merespon informasi yang diterima, baik itu good news atau bad news. dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah harga saham perusahaan non manufaktur periode 2006-2008. sampel digolongkan menjadi 16 saham dan 16 saham winner loser. perhitungan abnormal return dihitung dengan menggunakan market adjusted model. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada periode pengujian, terjadi overreaction terhadap harga saham perusahaan non manufaktur, yang ditandai dengan adanya kelompok saham loser yang mengungguli kelompok winner. saham. hasil pengujian independend sampel t-test, menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara average abnormal return kelompok saham loser dan kelompok saham winner pada periode pengujian. sehingga dari hasil tersebut dapat dikatakan pasar modal indonesia dalam kondisi efisien bentuk setengah kuat (semistrong).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
OVER REAKSI PASAR TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN NON MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2009
Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, SET PELUANG INVFSTASI, DAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (Azimah Dianah, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS ANOMALI JANUARY EFFECT DAN OVERREACTION HYPOTHESIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Mewanza Marthadinata, 2025)