Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Yunita, PENGARUH TEKANAN ANGIN PADA BAN TRAKTOR RODA EMPAT TERHADAP KEMAMPUAN TRAKSI DAN PEMADATAN TANAH.. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006

Traktor pertanian merupakan mesin penggerak yang berfungsi sebagai sumber tenaga putar, tenaga tarik, atau sumber tenaga dorong untuk alat dan mesin pertanian (alsintan). kemampuan traksi dari traktor merupakan .hal yang sangat penting untuk dibahas dan merupakan kemampuan yang fundamental dari traktor, sejak traktor telah menggantikan tenaga hewan. hal ini telah dibuktikan oleh banyak riset yang melaporkan, kemampuan traksi dipengaruhi oleh konstruksi traktor atau bentuk seperti berat traktor, kecepatan traktor, kondisi lahan, jenis tanah, tekanan udara ban dan cara pengoperasian traktor. penggunaan traktor yang berlebihan cenderung untuk memadatkan tanah. perubahan tekanan pada ban akan mempengaruhi bidang sentuh ban terhadap tanah sehingga perlu lebih diperhatikan bahwa tenaga traktor tidak selamanya menguntungkan tetapi sering pula merugikan karena tanah akan memberikan reaksi terhadap berat beban traktor dan peralatannya. oleh karena itu maka perlu diperhatikan agar pengaruh pemadatan akibat tekanan angin pada saat pengolahan tanah pertanian dapat diperkecil. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan angin pada ban traktor roda empat terhadap nilai traksi yang terjadi dan terhadap tahanan penetrasi tanah dengan melihat beberapa perubahan sifat fisik tanah. penelitian ini dilaksanakan di desa sueleue kecamatan darussalam kabupaten aceh besar yang berlangsung pada bulan desember 2005 dan di laboratorium fisika tanah lingkungan jurusan tanah fakultas pertanian universitas syiah kuala banda aceh. penelitian ini terdiri dari empat macam variasi tekanan angin yaitu tekanan angin 28 lb/in2 (ti), tekanan angin 23 lb/in2 (t2), tekanan angin 18 lb/in2 (t3), tekanan an gin 13 lb/in2 (t4). pada tiga lintasan yang berbeda, satu kali lintasan (l1 ), tiga kali lintasan (l2) dan lima kali lintasan (l3). semakin luas bidang kontak area maka gaya traksi semakin meningkat. luas bidang kontak area terendah terdapat pada perlakuan l1t1 sebesar 1002,67 cm, traksi yang dihasilkan sebesar 5839,06 n dan luas kontak tertinggi terdapat pada perlakuan l3t4 sebesar 1792,00 cm2', traksi yang dihasilkan sebesar 6281,09 n. semakin kecil tekanan angin maka semakin besar pula bidang sentuh ban terhadap tanah sehingga traksi yang dihasilkan semakin besar dan daya maksimum traktor semakin bertambah pula. tekanan angin 23 lb/in2 merupakan tekanan angin yang sesuai untuk digunakan pada traktor yang bekerja sebagai alat transportasi, pemberian pupuk atau untuk penyemprot pestisida. tekanan angin dan lintasan berpengaruh dalam meningkatkan tahanan penetrasi tanah. tahanan penetrasi tanah terbesar terdapat pada 5 kali lintasan, dengan tekanan angin terendah ban menjadi kempes hal ini menyebabkan permukaan bidang sentuh semakin luas sehingga nilai tahanan penetrasinya pun lebih tinggi. pengaruh tekanan angin dan lintasan dapat mengakibatkan penurunan nilai kadar air dan porositas, tetapi dapat meningkatkan bulk density.



Abstract



    SERVICES DESK