Urin sapi sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. sebagian besar urin sapi dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu bokasi yang dihasilkan dengan penambahan urin sapi dan meminimalisasikan penggunaan dedak, sehingga memungkinkan adanya substitusi sebagian dedak dengan urin sapi. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. fakto r i adalah rasio dedak dan urin sapi (s) terdiri dari empat taraf yaitu: sr:(1:0),$5 (2: 1), sy: (1: 1), s£: (1:2). faktor i adalah konsentrasi mol (m) yang terdiri dari tiga taraf yaitu m,= 0,1 %m= 0.2%, dan m,= 0,3 % dari total bahan baku. setiap perlakuan diulang sebanyak dua kali sehingga terdapat 24 perlakuan. analisis yang dilakukan terhadap bokasi yang dihasilkan meliputi: total mikroorganisme, nilai ph, rasio c/n, temperatur, kadar air, organoleptik (tekstur, bau dan warna), dan uji tanaman hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi mol (m) berpengaruh sangat nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH RASIO DEDAK-URIN SAPI DAN KONSENTRASI MOL TERHADAP MUTU BOKASI. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : PENAMBAHAN LIMBAH AMPAS TAHU SEBAGAI BAHAN PENSUBSTITUSI DEDAK DALAM PEMBUATAN BOKASI (Farhan Mirazi Hidayat, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PROPORSI AMPAS BUBUK KOPI DAN TEPUNG TULANG IKAN TERHADAP MUTU BOKASI (Remmy Lazuardi Putra, 2014)