Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nonong Elita, PENGARUH RASIO KAPORIT DENGAN AMMONIA TERHADAP MUTU AIR PENDINGIN PABRIK UREA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005

Air pendingin pada pabrik ammonia dan urea sering kali terkontaminasi ammonia yang bersumber dari kebocoran pipa-pipa proses. besarnya kandungan ammonia di dalam air pendingin menyebabkan penginjeksian klorin lebih intensif serta mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menimbulkan kerak, korosi dan fouling. salah satu cara mengurangi konsentrasi ammonia adalah mengoksidasinya dengan bahan-bahan klorin. proses breakpoint chlorination adalah proses penambahan klorin sampai dihasilkan residu klorin yang diinginkan (1-1,5 ppm), proses ini dapat digunakan dalam menentukan dosis kaporit yang tepat untuk mengoksidasi ammonia. pada penelitian, konsentrasi ammonia divariasikan 5, 10, 15 dan 20 ppm sedangkan penambahan kaporit dilakukan pada rasio kaporit terhadap ammonia: 8,5:1, 9,5 :1, 10,5 :1, 11,5 :1, 12,5 :1, 13,5 :1 dimana untuk tiap-tiap rasio mcmpunyai waktu kontak 1,5 jam dan ph dikendalikan pada ph 6-7. dari hasil penelitian diperoleh bahwa rasio kaporit terhadap ammonia pada saat breakpoint chlorination adalah 12,5 : i, dan keefektifan penghilangan ammonia dengan proses ini sebesar 80-- 90%. kata kunci : residu klorin, breakpoint chlorination, air pendingin, kaporit.



Abstract



    SERVICES DESK