Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rika Maya Sari, UJI KINERJA ALAT PENGERING BRIKET ARANG TIPE RAK DENGAN MENGGUNAKAN BARAN BAKAR BIOMASSA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010

Briket limbah cangkang kelapa sawit adalah bahan bakar dalam bentuk padat yang terbuat dari bahan baku cangkang kelapa sawit yang sudah diolah melalui proses pengarangan, penumbukkan, pengayakan , penambahan perekat, pencetakan dan pengeringan hingga menjadi briket sebagai sumber energi alternatif pengganti gas dan minyak yang dibutuhkan masyarakat. proses pengeringan briket yang dilakukan oleh masyarakat umumnya secara tradisional tanah yaitu dengan penjemuran di bawah sinar matahari. untuk mendapatkan pengeringan briket dalam waktu yang singkat, maka diperlukan suatu teknologi tempurung kelapa merupakan hasil samping dari buah kelapa yang biasanya dapat diolah menjadi arang dan karbon aktif.pengolahan kayu biasanya menghasilkan serbuk kayu yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan tcmak dan cnergi atau bahan bakar. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja alat pengering briket arang tipe rak dengan menggunakan bahan bakar biomassa dan menghitung biaya pokok pengeringan. metodelogi dari penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu tahapan pendahuluan adalah persiapan bahan baku dan alat pengering, pembuatan briket arang, pengukuran kadar air awal briket, dan proses pengeringan. tahapan terakhir adalah analisa data. penelitian ini dilakukan dcngan mcnggunakan 3 jenis pengeringan dengan menggunakan alat pengering briket tipe rak. bahan bakar biomassa yaitu tempurung kelapa, serbuk kayu dan sekam padi. parameter yang dianalisis adalah kapasitas kerja alat, distribusi temperatur, kadar air bahan, kelembaban relatif (rh), dan menghitung biaya pokok pengeringan yang terdiri dari biaya tetap dan tidak tetap. waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan briket arang pada setiap bahan bakar berbeda. menggunakan bahan bakar tempurung kelapa dan serbuk kayu, waktu yang dibutuhkan adalah jam. sedangkan menggunakan bahan bakar sekam padi, waktu yang dibutuhkan adalah 6 jam. kadar air yang dicapai dengan menggunakan bahan bakar tempurung kelapa 1,21% - 3,08%, dengan menggunakan serbuk kayu 2,20% - 7,65%, sedangkan menggunakan bahan bakar sekam padi 1,07% - 5,60%. suhu pcngeringan briket arang yang dihasilkan masing-masing bahan bakar berbeda, yaitu tempurung kelapa 58 c - 110 "c, serbuk kayu 53 c- 90 c, sedangkan sekam padi 41 c-65°c. 5 kapasitas kerja alat pada pengeringan briket arang menghasilkan nilai yang berbeda dari ketiga jenis bahan bakar yaitu tempurung kelapa 0,27 kg/jam, serbuk kayu 0,28 kg/jam dan sekam padi 0,23 kg/jam. adapun biaya pokok pengeringan dengan menggunakan bahan bakar tempurung kelapa adalah rp.11.420,46/kg, serbuk kayu rp.10.0 i 2,581kg, dan sekam padi rp.11.169,72/kg.



Abstract



    SERVICES DESK