Dengan adanya teknologi alat dan mesin pertanian khususnya traktor tangan dan juga thresher yaitu dapat meningkatkan produktifitas dan efisiensi di dalam bidang pertanian, yang sangat berperan penting untuk meningkatkan nilai penghasilan produksi petani, dan dapat juga menambah ketersediaan tenaga kerja yang terampil di kabupaten pidie. tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui pola perkembangan alat dan mesin pertanian yang berupa trakto r tangan dan thresher di daerah kabupaten pidie. untuk melengkapi dokumen sebagai bahan analisis maka dilakukanlah pengambilan data yaitu ada data primer yang di kumpulkan melalui wawancara 340 responden dengan sampel 20 orang pada masing-masing kecamatan di kabupaten pidie dan untuk data sekunder da ta yang di ambil pada dinas pertanian kabupatcn pidie dan balai pusa t statistik kabupaten pidie. untuk perkembangan traktor tangan dan thresher di temukan bahwa pada grafik jumlah pengadaan traktor tangan dan thresher di setiap kecamatan kabupaten pidie terus mengalami peningkatan , sedangkan untuk kebutuhan baik itu traktor tangan dan juga thresher pada beberapa kecamatan mempunyai rata-rata yang sama dan kecamatan yang paling signifikan pertambahannya yaitu kecamatan pidie adalah sebasar 11 unit untuk traktor tngan kemudian thresher sebesar 6 unit pada kecamatan grong-grong. untuk perhitungan kebutuhan traktor tangan dan thresher dapat didasarkan oleh beberapa faktor antara lain: luas lahan, waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan pengolahannya, kapasitas kerja alat, jam kerja perhari dan efesiensi waktu kerja. dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan traktor tanga n di kabupaten pidie adalah sebanyak 1.526 unit, untuk kebutuhan thresher yang diperlukan adalah sebesar 2.480 unit luas lahan yang diolah adalah 27 .086 ha dan luas panennya adalah 31.516 ha. untuk lahan basah yang di di kabupaten pidie yaitu seluas 21.999 ha kemudian meniogkat sebesar 24.522 ha pad.a tahun 2007, dan untuk lahan kering yang di manfaatkan di kabupaten pidie 75.450 ha kemudian meningkat juga pada tahun 2007 yaitu sebesar 85.889 ha. untuk analisis persepsi masyaraka t pada daerah kabupaten pidie di harapkan bahwa dengan adanya pengetahuan di bidang pertanian terhadap penggunanan trakto r tangan dan juga thresher dapat meringankan beban usaha petani, dapat mengurangi biaya operasional dan petani pada daerah kabupaten pidie tidak mudah untuk mendapatkan suku cadang karena jarak dan tempat yang susah di jangkau oleh petani. sedangkan harapan-harapan yanag di harapkan oleh petani di daerah kabupaten pidie yaitu perlu adanya bantuan modal dari pemerintah dan pihak swasta ataupun lembaga - lembaga asing supaya dapat memberikan bantuan agar mencukupi kebutuhan petani khususnya traktor tangan dan juga thresher.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERKEMBANGAN TRAKTOR TANGAN DAN ALAT PERONTOK (THRESHER) UNTUK PRODUKTIFITAS TANAMAN PADI DI KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2008
Baca Juga : STUDI KEBUTUHAN THRESHER DI KECAMATAN SIMPANG ULIM DENGAN MENGGUNAKAN LINEAR PROGRAMMING (Cut widya Ganti, 2024)