Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nadya Taufik, OPTIMASI PEMANFAATAN AIR IRIGASI BERDASARKAN DEBIT KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DI KRUENG JREUE KAB. ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010

Keperluan air untuk pengairan, merupakan komponen terbesar dalam pendayagunaan air, sehingga dengan semakin iuasnya daerah pengairan maka keperluan airnya pun akan semakin bertambah. oleh karena itu peningkatan efisiensi pemakaian air telah menjadi suatu keharusan karena akan sangat membantu penyediaan air bagi sektor lain tanpa mengurangi peningkatan kegiatan di bidang pertanian khususnya persawahan. penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasikan pemanfaatan air irigasi dalam mencapai iuas tanam maksimum dan mendapatkan altematif rencana pola tanam di daerah penelitian. dan dari basil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan perencanaan, pembangunan das terutama dalam hal pemanfaatan air irigasi di daerah irigasi krueng jreue. dalam penelitian ini dilakukan beberapa perhitungan diantaranya penentuan air irigasi tersedia, penentuan curah hujan efektif, penentuan evapotranspirasi potensial, perkolasi dan penentuan kebutuhan air. penyelesaian optimasi dilakukan dengan model program linier. optimasi dilakukan terhadap sistem pengelolaan usaha tani padi sawah yang dalam hal ini menitik beratkan pada pola tanam, dengan harapan ditemukan suatu pola tanam yang dapat menjamin layanan irigasi yang memadai dengan luas tanam yang maksimum. pola tanam yang diajukan untuk daerah irigasi krueng jreue terdiri dari 4 (empat) alternatif yaitu : padi rendeng - padi gadu -- padi gadu, padi rendeng padi gadu - kacang tanah, padi rendeng - padi gadu - kacang hijau, padi rendeng - padi gadu - jagung dengan 6 (enam) masa tanam, yaitu : oktober, november, desember, maret, april, mei, karena pada bulan-bulan tersebut ketersediaan debit air cukup. hasil dari optimasi model program linier dengan menggunakan software tora, menunjukkan bahwa luas tanam optimal untuk debit tersedia 80 persen meliputi seluruh luas areal fungsional daerah lrigasi krueng jreue yaitu 2240 hektar dan dari hasil optimasi pula diperoleh 2 (dua) pola tanam dan 3 (tiga) masa awal tanam, yaitu : padi rendeng - padi gadu - padi gadu dengan masa awal tanam oktober 1 (1.615,7346 hektar), padi rendeng-- padi gadu - kacang tanah dengan masa awal tanam oktober 11 (549,4029 hektar) dan masa awal tanam maret 1 (74,8624 hektar) dengan debit tersedia 80 persen.



Abstract



    SERVICES DESK