Hal terpenting yang harus dilakukan dalam pengelolaan sistem irigasi adalah menentukan saat yang tepat untuk memberikan air dan berapa jumlah air yang harus diberikan pada tanaman. kebutuhan air terhadap tanaman akan terpenuhi apabila sumber-sumber air seperti air irigasi tetap terjaga dengan baik. hal ini dapat dilakukan dengan mengawasi segala keperluan air irigasi terhadap tanaman tersebut, sehingga irigasi dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan yang diharapkan. dengan demikian pelaksanaan pemantauan dan evaluasi dalam sistem pengelolaan suatu jaringan irigasi sangatlah perlu dilakukan agar kekurangan dan kelebihan air pada sistem pengelolaan irigasi dapat diidentifikasi, sehingga untuk mengetahui kesesuaian tindakan pengelolaan sistem irigasi diperlukan tindakan pemantauan tahap awal untuk mengetahui kinerja sistem secara keseluruhan yang ditentukan berdasarkan data lapangan. tahapan selanjutnya setelah pemantauan awal yaitu menganalisis keragaan teknis dari suatu jaringan irigasi. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi keragaan teknis pengelolaan irigasi pada daerah lrigasi jambo aye, krueng tuan, dan alue ubay di kabupaten aceh utara. analisa keragaan teknis dari suatu sistem jaringan irigasi adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem pengelolaan yang telah ada dari masing - masing daerah irigasi tersebut. kinerja dan pengelolaan jaringan lrigasi teknis dapat ditentukan berdasarkan beberapa indikator yaitu : indikator penyaluran air, lndikator efisiensi, lndikator manfaat air tersedia dan indikator pemeliharaan. hasil penelitian menunjukkan sistem irigasi dcngan nilai rata - rata indikator teknis adalah 1.4 untuk daerah lrigasi jambo aye, dimana terdiri dari : 1. lndikator penyaluran air meliputi, rasio pelaksanaan pembagian air adalah 1.00 (baik). 2. indikator efisiensi meliputi, efisiensi total adalah 82% (baik). 3. lndikator manfaat air tersedia meliputi nilai suplai air relatif adalah 2.82 (air berlebih dan perlu perhatian). 4. indikator pemeliharaan meliputi nilai efektivitas bangunan pengatur dan pengukur debit adalah 1 (baik). nilai rata -rata indikator teknis dearah irigasi alue ubay adalah 1.2, dimana terdiri dari : . indikator penyaluran air meliputi, rasio pelaksanaan pembagian air adalah 0.91 (baik). 2. lndikator efisiensi meliputi, efisiensi total adalah 69% (baik). 3. indikator manfaat air tersedia meliputi nilai suplai air relatif adalah 2.33 (air berlebih dan perlu perhatian). 4. indikator pemeliharaan meliputi nilai efektivitas bangunan pengatur adalah 1 (baik) dan pengukur debit adalah 0.7 (jelek dan perlu perhatian). nilai rata rata indikator teknis dearah lrigasi krueng tuan adalah 1.0, dimana terdiri dari : 1. indikator penyaluran air meliputi, rasio pelaksanaan pembagian air adalah 0.88 (baik). 2. indikator efisiensi meliputi, efisiensi total atlalah 76% (baik). 3. indikator manfaat air terscdia meliputi nilai suplai air relatif adalah 1.76 (air berlebih clan perlu perhatian). 4. indikator pemeliharaan meliputi nilai efektivitas bangunan pengatur adalah 0.7 gelek dan perlu perhatian) dan pengukur debit adalah 0.7 gelek dan perlu perhatian).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KINERJA TEKNIS PENGELOLAAN DAERAH IRIGASI TEKNIS DI KABUPATEN ACEH UTARA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009
Baca Juga : ANALISIS KINERJA TEKNIS PENGELOLAAN DAERAH IRIGASI TEKNIS DI KABUPATEN ACEH UTARA (Nuzul Irma, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI TEKNIS SAMARKILANG KABUPATEN BENER MERIAH (Ramlan, 2024)