Traktor tangan adalah salah satu alat dan mesin pertanian yang sering digunakan oleh para petani. penggunaan traktor tangan sudah semakin meluas tetapi penerapannya bagi pekerja/petani lokal sering menimbulkan kesulitan dan ketidaknyamanan dalam bekerja dikarenakan perancangannya didasarkan dari fisik pekerja negara pembuat seperti eropa dan jepang, maka dari itu perlu diterapkanya aspek ergonomika agar di dapat kesesuaian kerja antara peralatan dan perlengkapan kerja dengan kemampuan manusia dalam mengoperasiakan traktor tangan, sehingga di dapat kesehatan tenaga kerja dan produktivitas kerja yang optimal. tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis antropometri dan biomekanik operator terhadap traktor tangan di kabupaten aceh besar, sehingga di dapat gambaran daerah kerja dan perbandingan gaya pada alat kendali traktor tangan dengan rata-rata kekuatan tubuh manusia untuk pekerjaan tertentu. pelaksanaan penelitian ini dilakukan di laboratorium alat dan mesin pertanian, fakultas pertanian universitas syiah kuala yang meliputi: pengukuran tubuh 20 orang operator, dengan pengambilan hasil pengukuran pada persentil 50 (rata-rata), pengukuran sudut selang gerak tubuh operator dan pengukuran gaya pada alat-alat kendali traktor tangan yanm ar tipe yza 120. dari hasil penelitian diperoleh bahwa untuk analisis antropometri pada penentuan daerah kerja operator jangkauan maksimum tangan adalah 75,55 cm dan jangkauan normal tangan adalah 43,45 cm. dari hasil penentuan keliling setang kemudi dan handel ini tuas alat-alat kendali pada traktor tangan, diketahui bahwa handel tuas pto mempunyai keliling yang besar yaitu 11,5 cm dan yang terkecil adalah pada handel tuas transmisi yaitu 8,5 cm, dari penentuan ini diketahui setang kemudi dan handel tuas alat kendali sudah sesuai dengan antropometri tangan operator. pada penentuan daerah optimum untuk posisi optimum didapat po adalah 202,71 cm, untuk tin ggi kemudi optimum tmaks adalah 109,53 cm dan tmin 75,42 cm dengan tinggi kemudi 88 cm serta i 03, 7 untuk tinggi kemudi dilahan basah dengan mengunakan ban besi/sangkar. sedangkan untuk lebar kemudi optimum lkmaks adalah 73,85 cm dan lkmin 41,8 cm. untuk basil analisis biomekanik bahwa gaya yang terbesar pada alat kendali adalah pada pengoperasian tuas engkol yaitu 30,4 lb atau 135,28 n dan gaya terkecil adalah pada pengoperasian tuas transmisi yaitu 2,8 lb atau 12,46 n. dari hasil analisis antropometri dan biomekanik disimpulkan bahwa penentuan daerah kerja, daerah optimum dan gaya -gaya yang bekerja pada alat kendali trak tor tan gan yan.m ar tipe yza 120 sudah sesuai dengan antropometri operator/petani lokal dan dengan rata-rata kekuatan tubuh manusia untuk pekerjaan tertentu.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIK OPERATOR PADA PENGOPERASIAN TRAKTOR TANGAN YANMAR TIPE YZA 120. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2008
Baca Juga : ANALISIS ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIK OPERATOR PADA PENGOPERASIANRNMESIN PEMANEN PADI (REAPER TIPE YAP-120) (Fazriadi, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS ERGONOMIKA PADA ALAT PEMETIK PEPAYA TIPE JEPIT (Lenny Sofia, 2024)