Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMAD HANIF IRYA, VISUALISASI MEMORI KOLEKTIF RUMAH TRADISIONAL MENTAWAI DALAM PENGARUH KEPERCAYAAN ARAT SABULUNGAN. Banda Aceh FT Arsitektur,2024

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memvisualisasikan bentuk uma serta komponen arat sabulungan sebelum peristiwa rapat tiga agama, dengan memanfaatkan memori kolektif masyarakat desa matotonan, kecamatan siberut selatan, kabupaten kepulauan mentawai. menggunakan pendekatan kualitatif dalam arsitektur dengan fokus sosial, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan tetua suku dan tokoh adat, serta tinjauan literatur. data yang diperoleh kemudian dianalisis dan divisualisasikan menggunakan aplikasi sketchup dan lumion untuk menghasilkan representasi 2d dari uma. hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen atap uma termasuk jengger panjang, dedebugug, kabitat, serta ornamen tumbuhan dan elang memiliki makna estetika dan spiritual yang mendalam. zona-zona dalam uma, seperti patitikat, jairabba', abut kerei, batpuiligat, dan matat lalep, mengungkapkan fungsi sosial dan ritual yang kompleks dalam kehidupan masyarakat mentawai. penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap dokumentasi dan pelestarian arsitektur tradisional serta pemahaman tentang peran budaya uma dalam masyarakat.


Baca Juga : ACEH UTARA SHOPPING CENTER (Syarif Wahyu Shafarza, 2015)


Abstract

This research aims to describe and visualize the form of *uma* and the components of Arat Sabulungan before the event of the Three Religions Meeting, utilizing the collective memory of the community in Matotonan Village, South Siberut District, Mentawai Islands Regency. Using a qualitative approach in architecture with a social focus, the research collected data through field observations, interviews with tribal elders and traditional leaders, and literature reviews. The collected data was then analyzed and visualized using SketchUp and Lumion applications to produce a 2D representation of the *uma*. The findings show that the roof elements of the *uma*, including the long crest (*jengger panjang*), *dedebugug*, *kabitat*, as well as plant and eagle ornaments, hold deep aesthetic and spiritual meanings. The zones within the *uma*, such as *Patitikat*, *Jairabba'*, *Abut Kerei*, *Batpuiligat*, and *Matat Lalep*, reveal the complex social and ritual functions in the life of the Mentawai community. This research makes an important contribution to the documentation and preservation of traditional architecture, as well as the understanding of the cultural role of *uma* in society.



    SERVICES DESK