Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Taufik Rahmad, WISATA KULINER TEPI SUNGAI (KRUENG) ACEH DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010

Kemajuan dunia pariwisata pasca tsunami dan perdamaian aceh berangsur berkembang dengan baik. bidang pariwisata yang terus berkembang juga tidak luput dari perhatian pemerintah daerah yang terus memajukan dunia pariwisata di aceh. dengan sumber daya alam yang dimiliki daerah nanggroe aceh darussalam maka sewajarnyalah dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata,, khususnya di kota banda aceh sebagai ibukota provinsi. kegiatan pariwisata diharapkan mampu menjadikan salah satu kekuatan pembangunan yang dapat diandalkan. altematif wisata adalah dengan mengembangkan suatu tempat wisata kuliner yang fungsinya sebagai pusat makanan dan jajanan pasar dengan khas daerah aceh itu sendiri. dengan adanya wadah wisata kuliner akan menjadikan kota banda aceh sebagai kota tujuan wisata kuliner dan diharapkan industri pariwisata pun akan lebih maju. pembangunan tempat wisata kuliner tepi sungai (krueng) aceh akan dilaksanakan pada lokasi tepi sungai aceh yaitu di kecamatan baiturrahman, desa peuniti. luas lahan yang direncanakan akan dikembangkan untuk pembangunan ± 3.5 ha. pembangunan yang akan dilakukan di rencanakan hanya 1/3 lahan, selebihnya diperuntukkan bagi lingkungan yang lebih alami. maksud dan tujuan dari perencanaan tempat wisata kuliner tepi sungai (krueng) aceh ini adalah untuk menciptakan sebuah wadah yang dapat menampung para pecinta makanan dan bagi yang suka berwisata keluarga, agar tercipta sebuah sarana wisata kuliner bagi wisatawan lokal maupun manca negara yang berkunjung ke banda aceh, menyediakan media rekreasi kuliner yang menghadirkan nuansa view yang menarik. dalam proses perencanaan tempat wisata kuliner tepi sungai (krueng) aceh ini diawali dengan pendekatan studi literatur, studi banding, studi lapangan dan pendekatan arsitektur waterfront (arsitektur tepi air) yang menjadi tema dari rancangan. tahap selanjutnya adalah mengidentifikasi masalah yang timbul dalam proses perancangan dengan memperhatikan kondisi tapak dan peraturan pemerintah setempat melalui studi analisis untuk memperoleh konsep perancangan. hasil laporan seminar ini berupa konsep perancangan yang akan dimanfaatkan dan sebagai pedoman dalam perancangan di tugas akhir.


Baca Juga : TAMAN WISATA KULINER DL ULEE-LHEU TEMA : WATERFRONT (Siti Magfirah, 2024)


Abstract



    SERVICES DESK