Daya dukung dan daya tampung lahan merupakan hal penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan dari lingkungan. keterbatasan dari lingkungan ini sering menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lahan. jika penurunan kualitas lahan ini terus terjadi maka akan berdampak buruk bagi lingkungan dan keberlanjutan kota. menurut bps, kota banda aceh pada tahun 2023 memiliki laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,23% dengan jumlah penduduk mencapai 261.969 jiwa. perkembangan permukiman kota ini juga terlihat sangat signifikan, dimana luas lahan terbangun meningkat dari 31,08% pada tahun 1998 menjadi 62,87% pada tahun 2018. posisinya sebagai ibu kota dari provinsi aceh membuat kota ini terus mengalami peningkatan. dengan adanya pertumbuhan ini maka jumlah permintaan akan lahan hunian serta fasilitas pendukungnya juga akan bertambah pula sehingga daya dukung dan daya tampung permukiman menjadi hal penting untuk diperhitungkan. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan daya dukung dan batasan kemampuan daya tampung lahan permukiman di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan metode analisis data yang menggunakan pendekatan liputan bangunan (building coverage). kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi strategi pengembangan permukiman yang sesuai menggunakan analisis swot dengan matriks ifas-efas. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya dukung lahan permukiman di kota banda aceh tergolong baik dengan liputan bangunan sebesar 64,10% dan mampu menampung permukiman penduduk hingga tahun 2030 (liputan bangunan = 70%). perumusan strategi menggunakan analisis swot menunjukkan bahwa lokasi pengembangan berada diantara sumbu peluang dan kekuatan, yaitu kuadran 1. strategi tersebut secara umum didasarkan pada pengoptimalan penyediaan fasilitas dan aksesibilitas, pemanfaatan ketersediaan lahan yang tepat, dan kolaborasi para pemangku kepentingan. kata kunci : daya dukung dan daya tampung, permukiman, liputan bangunan, strategi pengembangan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI PENGEMBANGAN PERMUKIMAN BERDASARKAN DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG LAHAN PERMUKIMAN DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota,2024
Baca Juga : PENERAPAN WEIGHTED OVERLAY UNTUK KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI WILAYAH PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH (RIZKI NABILAH SILMINA, 2023)
Abstract
Carrying capacity are important to maintain a balance between needs and limitations of the environment. The limitations of the environment can lead to a decrease in land quality. If this decline in land quality continues to occur, it will have a negative impact on the environment and the sustainability of the city. According to BPS, Banda Aceh City in 2023 has a population growth rate of 1.23% with a total population of 261,969 people. The development of the city's settlements also looks very significant, where the area of Built-up Land increased from 31.08% in 1998 to 62.87% in 2018. As the capital of Aceh Province, the city continues to grow. With this growth, the amount of demand for residential land and supporting facilities will also increase so that the carrying capacity of settlements becomes important to be calculated. Therefore, this research aims to determine the carrying capacity of residential land in Banda Aceh City. This research uses a data analysis method which uses the Building Coverage approach. Then continued by identifying strategies for appropriate settlement development using SWOT analysis with the IFAS-EFAS matrix. The results of this study indicate that the carrying capacity of residential land in Banda Aceh City is classified as good with a Building Coverage of 64.10% and is able to accommodate residential settlements until 2030 (Building Coverage = 70%). The strategy formulation using SWOT analysis shows that the development location is between the axes of opportunity and strength, namely Quadrant 1. The strategy is generally based on optimizing the provision of facilities and accessibility, proper utilization of land availability, and collaboration of stakeholders. Keywords: Carrying Capacity, Settlement, Building Coverage, Development Strategy.
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS GEOMORFOLOGI DI KECAMATAN SEULIMEUM, KABUPATEN ACEH BESAR : APLIKASINYA UNTUK TATAGUNA LAHAN PERMUKIMAN (PUTRI BAHNIAR JANNAH, 2019)