Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Meyrisa Cisha, RANCANG BANGUN ALAT PENGERING TIPE RAK UNTUK PENGERINGAN BRIKET ARANG. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009

Pada umumnya pembuat briket di indonesia melakukan pengeringan briket dengan cara manual yaitu menggunakan energi panas matahari dan itu semua mcmbutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kekeringan briket yang diinginkan. selain membutuhkan tenaga manusia yang ekstra, proses ini juga rnemerlukan tempat yang cukup luas untuk meletakkan semua briket yang akan dikeringkan. untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan perancangan alat pengering untuk mengeringkan briket arang yang tidak tergantung dengan cuaca dan waktu yang dibutuhkan untuk proes pengeringan dapat dipastikan. tujuan dari pcnelitian ini adalah untuk merancang dan membuat alat pengering tipe rak untuk mengeringkan briket arang dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah, serta menghitung perpindahan panas secara steady state dan unsteady state. alat pengcring yang didesain ini berfungsi untuk mengeringkan briket. dengan alat pengering ini diharapkan dapat mengeringkan briket yang tidak tergantung dengan cuaca juga dapat mengatasi keterbatasan tempat, tenaga kerja dan dapat menghemat waktu. cara kerja alat pengering briket ini adalah briket bahan di masukkan ke dalam rak pengering, dimana setiap rak mempunyai kapasitas masing­-masing. kemudian bahan akan dikeringkan. berdasarkan kriteria dan fungsi masing-masing bagian dari alat pengering briket, maka selanjutnya dapat dilakukan pendekatan secara struktural, yaitu menentukan jenis bahan dan dimcnsi dari konstruksi masing-masing bagian pada alat pengering briket, juga dibahas cara perakitan bagian-bagian tersebut. dalam penelitian ini dilakukan pengukuran temperatur dengan menggunakan termometer yang diletak.kan pada cerobong, rang pengering dimasing-masing rak pengering dan ruang pembakaran , yang diukur dengan rentang waktu yang telah ditentukan. setelah itu diplotkan ke dalam satu grafik distribusi temperatur. dilakukan perhitungan perpindahan panas yang dihitung mulai dari ccrobong hingga dengan ruang pembakaran dimana uap panas yang dihasilkan bahan bakar minyak tanah pada proses pengeringan naik ke saluran udara dan masuk ke dalam dari ruang pcngcring dan keluar menuju cerobong. perpindahan panas dihitung dengan menggunakan 2 cara yaitu transient clan steady state.



Abstract



    SERVICES DESK