Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Kevin Rizqullah El Ryiad, PENGARUH APLIKASI BIOCHAR SEKAM PADI DAN TRICHO-KOMPOS TERHADAP KEMUNCULAN PENYAKIT MOLER (FUSARIUM SP.) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.). Banda Aceh Fakultas Pertanian Proteksi Tanaman,2024

Bawang merah (allium cepa l.) merupakan salah satu komoditas utama sayuran di indonesia. umumnya, dalam kegiatan budidaya bawang merah tidak terlepas dari kendala seperti adanya gangguan organisme pengganggu tanaman (opt). salah satu opt utama pada tanaman bawang merah yaitu fusarium sp. penyebab penyakit penyakit moler. usaha pengelolaan fusarium sp. yang menyerang tanaman bawang merah selama ini masih menggunakan fungisida sintetik yang tidak ramah lingkungan. oleh karena itu, perlu adanya alternatif pengelolaan penyakit ini secara ramah lingkungan seperti penggunaan biochar dan tricho-kompos. biochar adalah produk yang banyak mengandung karbon yang dihasilkan melalui proses pirolisis dari biomassa pada suhu



Abstract

Shallots (Allium cepa L.) are one of the main horticultural commodities in Indonesia. Generally, in shallot cultivation activities, there are obstacles such pest. One of the main pests in shallot plants is Fusarium sp. which causes moler disease. Efforts to manage Fusarium sp. which attacks shallot plants have so far used synthetic fungicides which are not environmentally friendly. Therefore, there needs to be an alternative to manage this disease in an environmentally friendly way such as the use of biochar and tricho-compost. Biochar is a product that contains a lot of carbon produced through the pyrolysis process of biomass at a temperature of



    SERVICES DESK