Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD RAFI, OPTIMALISASI KINERJA PETUGAS PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH PADA PEMILU TAHUN 2019 DI KOTA LANGSA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2024

Abstrak setiap pemilu sangat rawan akan terjadinya berbagai pelanggaran bahkan kecurangan. pada tahun 2019, di kota langsa terdapat kasus kelalaian yang dilakukan oleh pihak pantarlih saat melakukan tugasnya dalam melakukan pemutakhiran dan pencocokan data. petugas pantarlih masih mendata warga yang sudah pindah rumah ke gampong lain, namun masih terdaftar di gampong yang lama, hal ini menyebabkan warga tersebut mendapatkan double hak pemilihan atau hak pilih ganda. tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui optimalisasi kinerja pantarlih saat melakukan pendaftaran dan pemuktahiran data pemilih dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 di kota langsa, serta untuk mengatahui penyebab terjadinya kecurangan pada saat pendaftaran dan pemuktahiran data pemilih dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 di kota langsa. teori yang digunakan adalah teori kinerja. pendekatan penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. hasil penelitianl menunjukkan bahwa kinerja petugas pemutakhiran data pemilih dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 di kota langsa belum optimal, masih terdapat sengketa yang disebabkan oleh ketidakcocokan data pada saat pemilu tahun 2019 yang disebabkan oleh pantarlih, hal ini disebabkan oleh kualitas data pemilih yang tidak akurat, sosialisasi tentang data pemilih dalam pemilu yang masih kurang, serta koordinasi antar lembaga pelaksana pemilu yang kurang efektif. penyebab terjadinya kecurangan pada saat pendaftaran dan pemuktahiran data pemilih dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 di kota langsa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu lemahnya sistem verifikasi identitas pemilih, ketidaktransparanan dalam proses pemutakhiran data pemilih, kurangnya pelatihan dan kompetensi pantarlih, tekanan politik dan intervensi politik, kurangnya pengawasan dan evaluasi terhadap proses pemutakhiran data pemilih, dan kurangnya mekanisme pengaduan dan pelaporan yang efektif. perlu diadakan pelatihan yang komprehensif serta berkelanjutan agar petugas memahami secara mendalam pentingnya akurasi data pemilih, dukungan teknologi dan infrastruktur juga harus ditingkatkan, terutama di daerah terpencil, dengan menyediakan akses internet yang memadai dan perangkat teknologi yang diperlukan. kata kunci: optimalisasi kinerja, pemilihan umum, pantarlih.



Abstract

ABSTRACT OPTIMIZING THE PERFORMANCE OF VOTER DATA UPDATING OFFICERS IN THE 2019 ELECTION IN LANGSA CITY Every election is very prone to various violations and even fraud. In 2019, in Langsa City there was a case of negligence committed by the Pantarlih party when carrying out their duties in updating and matching data. Pantarlih officers are still registering residents who have moved to another gampong, but are still registered in the old gampong, this causes these residents to get double voting rights or double voting rights. The purpose of writing this thesis is to determine the optimization of the performance of the election committee when registering and updating voter data in the 2019 elections in Langsa City, as well as to find out the causes of fraud during registration and updating voter data in the 2019 elections in Langsa City. The research approach used used descriptive qualitative methods. The research results show that the performance of Voter Data Updating Officers in the implementation of the 2019 General Election in Langsa City was not optimal, there are still disputes caused by data discrepancies during the 2019 General Election caused by Pantarlih, this is caused by inaccurate voter data quality, socialization regarding voter data in elections which is still lacking, as well as coordination between election implementing agencies that is less effective. The causes of fraud during registration and updating of voter data in the 2019 elections in Langsa City were caused by several factors, namely the weakness of the voter identity verification system, non-transparency in the process of updating voter data, lack of training and competence of Pantarlih, political pressure and intervention, lack of supervision. and evaluation of the voter data updating process, and the lack of an effective complaint and reporting mechanism. Keywords: Performance Optimization, General Elections, Pantarlih.



    SERVICES DESK