Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD ALIZAN NAURI, DINAMIKA DISTRIBUSI MARINE DEBRIS DI PERAIRAN SABANG MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK TAHUN 2021. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1),2024

Pencemaran di perairan sabang semakin meningkat yang di sebabkan banyaknya limbah yang mengalir ke laut yang pengaruhi oleh kondisi hidrodinamika. oleh karena itu, simulasi numerik lintasan partikel (particle tracking) digunakan untuk memahami pola sebaran jejak sampah laut di perairan sabang. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi hidro-oseanografi di perairan sabang dan sekitarnya pada tahun 2021, memprediksi jalur sampah laut di perairan sabang dan sekitarnya serta distribusi dinamis sampah laut yang terdampar berdasarkan particle tracking. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemodelan simulasi numerik model hidrodinamika dan model lintasan partikel. simulasi model yang digunakan terdiri dari 4 musim. hasil dari simulasi hidrodinamika ini diperlukan validasi dengan data lapangan, pemodelan yang mencakup arus, pasang surut, dan pola angin. hasil penelitian menunjukkan kondisi hidrodinamika di perairan sabang pada tahun 2021 dipengaruhi oleh perubahan pola angin, arus laut, dan pasang surut sepanjang musim. pergerakan partikel sampah laut di perairan aceh selama musim barat, musim peralihan i, dan musim timur menunjukkan pola distribusi yang signifikan. pada musim barat, partikel sampah dari berbagai sumber cenderung terdampar di pesisir kota banda aceh, didorong oleh arus selatan yang membawanya ke pulau nasi ,pulau breueh serta ke perairan andaman. pada musim peralihan pertama, pergerakan partikel sampah cenderung menuju ke arah timur untuk semua sumber simulasi. pergerakan ini sejalan dengan pergerakan arah angin. pada peralihan ii lebih dominan ke perairan selatan dan timur aceh. sementara pada musim timur, partikel sampah didistribusikan ke pesisir banda aceh, pulau breueh, dan pulo aceh oleh arus yang berasal dari barat. hasil dari analisis simulasi partikel sampah laut pada wilayah perairan utara aceh menunjukkan bahwa partikel sampah bergerak menuju perairan andaman. partikel sampah dari perairan sabang yang berbatasan dengan selat malaka tidak masuk ke pantai di sekitarnya, tetapi sebagian bergerak kembali ke tempat.



Abstract

Pollution in Sabang Waters is increasing due to the large amount of waste flowing into the sea which is influenced by hydrodynamic conditions. Therefore, numerical simulation of particle tracking is used to understand the distribution pattern of marine debris traces in Sabang Waters. The purpose of this study was to determine the hydro-oceanographic conditions in Sabang Waters and its surroundings in 2021, predict the path of marine debris in Sabang Waters and its surroundings and the dynamic distribution of stranded marine debris based on particle tracking. The method used in this study is numerical simulation modeling of hydrodynamic models and particle trajectory models. The simulation model used consists of 4 seasons. The results of this hydrodynamic simulation require validation with field data, modeling that includes currents, tides, and wind patterns. The results of the study show that the hydrodynamic conditions in Sabang waters in 2021 are influenced by changes in wind patterns, ocean currents, and tides throughout the season. The movement of marine debris particles in Aceh waters during the west season, transition season I, and east season shows a significant distribution pattern. In the west season, waste particles from various sources tend to be stranded on the coast of Banda Aceh City, driven by the southern current that carries them to Nasi Island, Breueh Island and to the Andaman Waters. In the first transition season, the movement of waste particles tends to head east for all simulation sources. This movement is in line with the movement of wind direction. In the second transition, it is more dominant to the southern and eastern waters of Aceh. While in the east season, waste particles are distributed to the coast of Banda Aceh, Breueh Island, and Pulo Aceh by currents originating from the west. The results of the simulation analysis of marine waste particles in the North Aceh Waters area show that waste particles move towards the Andaman waters. Waste particles from the Sabang waters bordering the Malacca Strait do not enter the surrounding coast, but some move back to their place.



    SERVICES DESK