Industri kelapa sawit merupakan sektor yang sangat penting bagi perekonomian indonesia, termasuk di kabupaten nagan raya, aceh, yang merupakan salah satu daerah penghasil utama kelapa sawit. namun, rantai pasok kelapa sawit di daerah ini menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu efisiensi dan keberlanjutan produksinya. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang terjadi dalam rantai pasok kelapa sawit di kabupaten nagan raya dengan menggunakan metode house of risk (hor). metode ini dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko serta merumuskan strategi mitigasi yang tepat. penelitian ini melibatkan pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner kepada pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok kelapa sawit, seperti petani, pengolah, dan distributor. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa risiko utama yang perlu segera ditangani untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, termasuk risiko terkait fluktuasi harga pasar dan gangguan logistik. selain itu, risiko terkait cuaca dan perubahan iklim juga teridentifikasi sebagai faktor signifikan yang mempengaruhi produksi kelapa sawit.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK DI KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas Pertanian Agribisnis (S1),2024
Baca Juga : EVALUASI MANAJEMEN RISIKO SISTEM RANTAI DINGIN PADA INDUSTRI ES KRISTAL(STUDI KASUS:PT. POLAR JAYA PERKASA) (Siti Febrianti Tafnar, 2018)
Abstract
The palm oil industry is an important sector of the Indonesian economy, including in Nagan Raya District, Aceh, which is one of the main palm oil producing regions. However, the palm oil supply chain in this area faces various risks that can disrupt the efficiency and sustainability of its production. This study aims to identify and analyze the risks that occur in the palm oil supply chain in Nagan Raya District using the House of Risk (HOR) method. This method was chosen due to its ability to identify and prioritize risks and formulate appropriate mitigation strategies. The research involved primary data collection through interviews and questionnaires to parties involved in the palm oil supply chain, such as farmers, processors, and distributors. The results showed that there are several key risks that need to be addressed immediately to improve supply chain efficiency, including risks related to market price fluctuations and logistics disruptions. In addition, risks related to weather and climate change were also identified as significant factors affecting palm oil production.