Ismail hakim harahap. (2024). manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah tsanawiyah negeri 4 kota banda aceh. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. ismail, s.pd., m.pd., dan dr. nazaruddin, s.e, m.ed. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana yang dilakukan madrasah tsanawiyah negeri 4 kota banda aceh dalam meningkatkan mutu pembelajaran. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil bidang sarana dan prasarana, bendahara, serta kepala urusan tata usaha dengan objek penelitian manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. hasil dari penelitian berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi menyatakan bahwa ada 5 proses manajemen sarana dan prasarana yang diterapkan di madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. lima (5) proses tersebut terdiri dari 1) perencanaan, perencanaan yang diterapakan memberi ruang kepada semua pihak untuk ikut terlibat selain itu tahapan perencanaan yang dilakukan juga sesuai dengan aturan dan kesepakatan dimana informasi dari kepala sekolah akan disampaikan kepada wali kelas, guru maupun staf sehingga dapat berkordinasi dan berdiskusi dengan lingkungannya masing-masing dan hasil tersebut akan dibawa pada rapat kerja tahunan 2) pengadaan, pengadaan sarana dan prasarana di madrasah menggunakan dana operasional (bos) kemudian dana komite juga menjadi pilihan ketika dibutuhkan, selain itu madrasah juga menerima hibah atau hak pakai dalam pemenuhan pengadaan sarana dan prasarana di madrasah 3) pemeliharaan, pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan untuk pemeliharaan sendiri sekolah telah menyiapkan dana ketika proses pemeliharaan membutuhkan anggaran 4) pengawasan sarana dan prasarana menggunakan konsep pemberian penanggung jawab kepada setiap kepala ruangan 5) penghapusan, penghapusan sarana dan prasarana dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimana madrasah akan memisahkan barang milik negara dan barang milik madrasah, kemudian untuk penghapusan barang milik negara sendiri dilakukan sesuai aturan dan melibatkan kpknl. dalam penelitian ini juga menyimpulkan bahwa salah satu faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran adalah sarana dan prasaran serta manajemen pengelolaanya, proses belajar mengajar berjalan dengan baik apabila sarana dan prasarana yang tersedia dapat berfungsi secara baik dan mendukung. kata kunci : manajemen, sarana dan prasarana, mutu pembelajaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM MEMNGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI MADRASAHRNTSANAWIYAH NEGERI4 KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Ekonomi,2024
Baca Juga : MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA (Maulizar, 2026)
Abstract
Ismail Hakim Harahap. (2024). Management of Educational Facilities and Infrastructure in Improving the Quality of Learning at State Junior High School 4, Banda Aceh City. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Ismail, S.pd., M.Pd., and Dr. Nazaruddin, S.E, M.Ed. This study aims to determine the management of facilities and infrastructure carried out by Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Banda Aceh City in improving the quality of learning. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of this study were the principal, deputy for facilities and infrastructure, treasurer, and head of administrative affairs with the object of research on the management of educational facilities and infrastructure in improving the quality of learning. The results of the study based on observations, interviews and documentation stated that there were 5 processes of facility and infrastructure management applied in the madrasah in improving the quality of learning. The five (5) processes consist of 1) planning, the planning that is implemented provides space for all parties to be involved, in addition, the planning stages that are carried out are also in accordance with the rules and agreements where information from the principal will be conveyed to the homeroom teacher, teachers and staff so that they can coordinate and discuss with their respective environments and the results will be brought to the annual work meeting 2) procurement, procurement of facilities and infrastructure in the madrasah using operational funds (BOS) then committee funds are also an option when needed, in addition, the madrasah also receives grants or usage rights in fulfilling the procurement of facilities and infrastructure in the madrasah 3) maintenance, maintenance of facilities and infrastructure is carried out periodically and in accordance with the schedule that has been set for maintenance itself the school has prepared funds when the maintenance process requires a budget 4) supervision of facilities and infrastructure using the concept of giving responsibility to each head of the room 5) deletion, deletion of facilities and infrastructure is carried out in accordance with applicable laws and regulations where the madrasah will separate state property and madrasah property, then for the deletion of state property itself it is carried out according to the rules and involves KPKNL. This study also concluded that one of the factors in improving the quality of learning is facilities and infrastructure and their management. The teaching and learning process runs well if the available facilities and infrastructure can function well and provide support. Keywords: Management, Facilities and Infrastructure, Learning Quality
Baca Juga : MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI KOTA SIGLI (Abdul Manaf, 2025)