Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi toksisitas akut ekstrak etanol daun malaka terhadap mencit (mus musculus) yang diukur secara kuantitatif dengan ld50. sebanyak 20 ekor mencit jantan dengan bobot badan 20-30 g menjadi 4 kelompok perlakuan dan 5 kali pengulangan. kelompok k1, k2, k3, dan k4 diberikan ekstrak etanol daun malaka masing-masing dengan dosis 2, 4, 8, dan 16 g/kg bobot badan. pemberian perlakuan dilakukan satu kali melalui sonde lambung. pengamatan dilakukan selama 14 hari dengan meliputi gejala toksik, perubahan bobot badan, dan kematian mencit. hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan hewan uji yang mati serta tidak ada perubahan gejala toksik. penurunan bobot badan terdapat pada kelompok k2, k3, dan k4. berdasarkan analisis statistik, penurunan bobot badan tidak ditemukan perbedaan yang nyata (p>0,05). disimpulkan bahwa nilai ld50 ekstrak etanol daun malaka lebih besar dari 16 g/kg bobot badan sehingga termasuk dalam senyawa praktis tidak toksik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTUS EMBLICA) TERHADAP MENCIT (MUS MUSCULUS). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP DIFFERENSIAL LEUKOSIT MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) (Dwi Salsha Reyno, 2022)
Abstract
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PERTUMBUHAN MICROSPORUM CANIS SECARA IN-VITRO (Chintya Octaviana, 2022)