Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
T.M HABIL HAWARI, PEMENUHAN HAK-HAK PENGUNGSI BERDASARKAN KONVENSI 1951 PADA KAMP PENGUNGSI ACEH DI MINA RAYA, PIDIE. Banda Aceh Fakultas Hukum,2024

Abstrak (sophia listriani s.h., ll.m) konvensi 1951 tentang status pengungsi, mendefinisikan pengungsi sebagai “orang yang dikarenakan oleh ketakutan yang beralasan akan penganiayaan, yang disebabkan oleh alasan ras, agama, kebangsaan, keanggotaan dalam kelompok sosial dan partai politik tertentu, berada diluar negara kebangsaannya dan tidak menginginkan perlindungan dari negara tersebut. tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah, untuk menganalisis pemenuhan hak-hak pengungsi di camp mina raya berdasarkan konvensi 1951 dan untuk mengidentifikasi mekanisme pemenuhan hak-hak pengungsi di kamp mina raya, pidie metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan atau penelitian lapangan (field research) atau bisa disebut sebagai penelitian kepustakaan semi kualitatif, dan penelitian kepustakaan (library research) yang merupakan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam macam materi yang terdapat dalam kepustakaan, misalnya berupa buku-buku, catatan-catatan, makalah-makalah, dan lain-lain. tinjauan pustaka adalah kegiatan yang meliputi mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian yang akan dilakukan berdasarkan hasil penelitian, indonesia walaupun bukanlah pihak yang menandatangani konvensi 1951 tentang status pengungsi, telah banyak melakukan upaya untuk membantu para pengungsi yang berada di aceh, terutama di mina raya, padang tijie, aceh. hal ini juga bisa dilihat dari bagaimana pemerintah indonesia berusaha keras untuk mencari dan memberikan suatu tingkat kenyamanan dan tempat agar para pengungsi dapat tempat penampungan yang memadai. salah satunya adalah memberikan tempat penampungan di mina raya, dan membuat perpres no. 125 tahun 2016 tentang pengungsi. unhcr, iom, dan pemerintah indonesia juga telah berusaha untuk membuat kamp aman dan nyaman. salah satunya adalah menjaga agar kamp mina raya aman, diantaranya adalah memberikan bantuan seperti air bersih dan makanan instan, melakukan kegiatan bersama warga yang berada di padang tiji, dan memberikan pendidikan dan kegiatan bagi pengungsi dewasa dan anak-anak.. disarankan undang-undang yang mengaitkan hak-hak terhadap para pengungsi walaupun sudah dilakukan dengan baik, masih diperlukan undang-undang lain untuk memenuhi hak-hak para pengungsi.



Abstract



    SERVICES DESK