Perencanaaan ini bertujuan untuk merencanakan struktur bagian atas gedung apartemen bertingkat sepuluh yang terdiri dari kolom, balok, plat lantai dan tangga. struktur utama gedung dimodelkan ke dalam bentuk portal rangka ruang. perhitungan beban berdasarkan ppi 1987, pendimensian elemen struktur serta kombinasi pembebanan yang digunakan berdasarkan sni 03-2847-2002, dan analisa gaya-gaya dalam dilakukan dengan menggunakan program sap2000 versi 7.40. tinjauan khusus pada perencanaan ini dilakukan terhadap balok pada salah satu portal gedung dengan meninjau pengaruh penggunaan material berbeda yaitu beton bertulang dan beton prategang terhadap berat sendiri struktur yang diterima pondasi. hasil akhir perhitungan struktur utama adalah ukuran kolom tingkat i sampai 4 sebesar 70/70 «m, kolom tingkat 5 sampai 7 sebesar 60/60 cm, kolom tingkat 8 sampai i0 sebesar 50/50 cm. kolom atap sebesar 50/50 cm, dan kolom lift tingkat ! sampai 10 sebesar 50/50 cm. dimensi balok sloof yang digunakan adalah 30/60 cm untuk balok induk dan 20/30 em untuk balok anak. dimensi balok lantai dua sarnpai dengan sepuluh adalah 35/70 cm untuk balok induk dan 30/40 cm untuk balok anak. dimensi balok atap dan atap lift adalah 35/70 cm untuk balok induk, 30/50 cm untuk balok anak, 30/40 cm untuk balok induk. dan 20/30 cm untuk balok anak. dimensi balok lift adalah 30/40 cm. balok hordes yang digunakan adalah 35/60 cm. tebal plat atap dan atap lift sebesar i0 cm, tebal plat lantai sebesar 12 em, tebal plat tangga dan bordes sebesar i4 cm. diameter tulangan utama yang digunakan untuk kolom dan balok yaitu 22 mm, sedangkan diameter tulangan geser yaitt 1o mm. hasil perhitungan balok prategang menunjukkan persentase luas tulangan lentur untuk balok prategang. ternyata luas tulangan lentur prategang sebagian dibandingkan dengan prategang penuh adalah sebesar 2,66%. maka luas tulangan lentur terkecil pada sa\ah satu portal untuk gedung apartcmcn dihasilkan oleh sistem prategang sebagian. dari hasil perhitungan tinjauan khusus didapatkan berat struktur beton bertulang sebesar 339,348 ton dan berat beton prategang sebesar 309.649 ton. beton bertulang merupakan berat yang terbesar diterima pondasi dibandingkan dengan beton prategang dengan perbedaan selisih berat sebesar 11.40%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG APARTEMEN BERTINGKAT SEPULUH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SAP2000. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : PERENCANAAN STRUKTUR BAGIAN ATAS GEDUNG APARTEMEN BERLANTAI SEPULUH DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP2000 (Hambali, 2024)