Orientasi masa depan merupakan representasi mental mengenai kecenderungan individu dalam memikirkan masa depan meliputi harapan dan ketakutan yang muncul. perencanaan mengenai masa depan yang dibangun pada individu berhubungan dengan inti dari tiga domain kehidupan yaitu pendidikan, pekerjaan dan pernikahan. tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui gambaran orientasi masa depan meliputi harapan dan ketakutan pada remaja penyandang disabilitas daksa. penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dan menggunakan purposive sampling untuk memilih partisipan dalam penelitian ini, yaitu 3 orang remaja disabilitas daksa, serta menggunakan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) dan pengamatan untuk pengumpulan data. hasil penelitian ini dapat dikategorikan sangat baik, secara garis besar ketiga partisipan penyandang disabilitas daksa memiliki harapan dan ketakutan masa depan yang sama dalam memenuhi tugas domain perkembangan sebagai seorang remaja yaitu dapat menjadi individu yang mandiri dan mendapatkan perlakuan yang sama selayaknya individu normal lainnya. kata kunci: orientasi masa depan, remaja, disabillitas, banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ORIENTASI MASA DEPAN PADA PENYANDANG DISABILITAS DAKSA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024
Baca Juga : PERANCANGAN RUMAH SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS FISIK DI KOTA BANDA ACEH (RISHANDA, 2025)
Abstract
Future orientation is a mental representation of an individual's tendency to think about the future including the hopes and fears that arise. Planning about the future built in individuals is related to the core of the three domains of life, namely education, work, and marriage. The purpose of this study, namely to determine the description of future orientation including hopes and fears in adolescents with disabilities. This research uses a qualitative case study method and uses purposive sampling to select participants in this study, namely 3 adolescents with physical disabilities, and uses in-depth interview techniques and observation for data collection. The results of this study can be categorized as very good, in general the three participants with physical disabilities have the same hopes and fears for the future in fulfilling the tasks of the developmental domain as an adolescent, namely being able to become an independent individual and get the same treatment as other normal individuals. Keywords: Future orientation, Adolescent, Disability, Banda Aceh
Baca Juga : KEWENANGAN PEMERINTAH ACEH BESAR DALAM PEMENUHAN HAK HABILITASI DAN REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS (Saifuddin, 2018)