Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
T. ARIEF FADHILLAH KUBA, IMPLEMENTASI INOVASI PROGRAM EAZY PASSPORT UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN KEIMIGRASIAN BAGI MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2024

Pelayanan publik memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. perkembangan pesat di bidang ini mendorong inovasi dan kemajuan, salah satunya adalah program eazy passport, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian dalam pembuatan paspor. meskipun program ini menawarkan kemudahan, masih terdapat kendala yang perlu diatasi, seperti gangguan jaringan internet yang menghambat proses pengajuan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam implementasi dan dampak inovasi program eazy passport di kantor imigrasi kelas i tpi banda aceh. metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program eazy passport telah mengubah layanan paspor secara signifikan melalui komunikasi yang efektif dan program ini mendukung petugas dalam memberikan layanan yang lebih cepat dan akurat. namun kejelasan informasi yang diberikan kepada masyarakat masih kurang, terutama saat layanan sedang sibuk. akibatnya, masyarakat yang kurang familiar dengan teknologi atau yang berada di daerah dengan akses internet terbatas mengalami kesulitan dalam memanfaatkan layanan ini. masyarakat merekomendasi terkait peningkatan layanan, khususnya untuk permintaan layanan jadwal tambahan paspor keliling, hal ini perlu dalam memperluas jangkauan pelayanan bagi warga di daerah yang jauh dari kantor imigrasi. dari segi dampak, inovasi pada program eazy passport menunjukkan pengaruh signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan pendapatan negara bukan pajak (pnbp). pengamatan dalam efisiensi operasional dan tingkat kepuasan pengguna, mendukung kesuksesan program ini dalam meningkatkan kualitas layanan publik di banda aceh. meskipun program ini telah meningkatkan pnbp, dampak dari kendala masyarakat terutama penggunaan m-paspor, jika kurangnya ketersediaan koneksi internet yang stabil, dapat menghambat proses pengajuan paspor dan menciptakan ketidaknyamanan bagi pengguna. diharapkan, untuk kantor imigrasi kelas i tpi banda aceh, penting untuk memperkuat komunikasi dan pelatihan bagi petugas. hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan yang cepat dan akurat kepada masyarakat. selain itu, pemerintah juga harus berinvestasi dalam infrastruktur teknologi, termasuk koneksi internet yang stabil dan akses yang lebih luas ke perangkat digital. investasi ini sangat penting agar teknologi dapat diakses oleh lebih banyak pemohon, sehingga meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan publik secara keseluruhan. kata kunci : implementasi, inovasi, eazy passport



Abstract

Public services play an important role in people's lives. Rapid developments in this field encourage innovation and progress, one of which is the Eazy Passport program, which aims to improve the quality of immigration services in making passports. Although this program offers convenience, there are still obstacles that need to be overcome, such as internet network disruptions that hinder the application process. The purpose of this research is to deeply analyze the implementation and impact of the Eazy Passport program innovation at the Class I TPI Immigration Office in Banda Aceh. This research method uses a qualitative descriptive approach. The results showed that the implementation of the Eazy Passport program has significantly changed passport services through effective communication and this program supports officers in providing faster and more accurate services. However, the clarity of information provided to the public is still lacking, especially when the service is busy. As a result, people who are less familiar with technology or those in areas with limited internet access have difficulty utilizing this service. The community recommends service improvements, especially for requests for additional mobile passport schedules, which are necessary to expand the range of services for residents in areas far from the immigration office. In terms of impact, innovation in the Eazy Passport program shows a significant effect in increasing efficiency and non-tax state revenue (PNBP). Observations in operational efficiency and user satisfaction levels support the program's success in improving the quality of public services in Banda Aceh. Although this program has increased PNBP, the impact of public constraints especially the use of M-Passport, if the lack of availability of a stable internet connection, can hamper the passport application process and create inconvenience for users. Hopefully, for the Immigration Office Class I TPI Banda Aceh, it is important to strengthen communication and training for officers. This will contribute to improving the quality of fast and accurate services to the public. In addition, the government should also invest in technology infrastructure, including stable internet connections and wider access to digital devices. This investment is crucial to make technology accessible to more applicants, thereby improving the overall efficiency and accessibility of public services. Keywords: Implementation, Innovation, Eazy Passport



    SERVICES DESK