Mahyu munar. (2024). respon masyarakat terhadap strategi pemerintah daerah dalam penanggulangan banjir di aceh utara. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. muhammad yunus, s.pd., m.pd dan dr.ruslan,s.pd, m.ed. cuaca ekstrim seperti curah hujan yang tinggi memang menjadi faktor pemicu terjadinya banjir. banjir yang terjadi setiap tahunnya diaceh utara. membuat masyarakat selalu mencari tempat aman untuk mengungsi, termasuk mengungsi di tempat-tempat umum seperti masjid dan meunasah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan apa yang diharapkan masyarakat dilapangkan terhadap pemerintah daerah dalam penanggulangan banjir. penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai masyarakat dan tokoh masyarakat aceh utara secara langsung di tiga desa yang terkena banjir terkait respon mereka dan saran masukkan mereka bagi pemerintah dalam penggalangan banjir. kesimpulannya belum ada solusi jangka panjang dari pemerintah daerah dalam menanggulangi banjir yang terjadi setiap tahun. faktor terjadinya banjir yaitu faktor alam dan faktor manusia yang meliputi kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai maupun disaluran air, penebangan pohon secara liar, penggunaan lahan area tanggul sungai. penelitian ini ingin mengetahui respon masyarakat tentang strategi pemerintah dalam penanggulangan banjir di aceh utara dan untuk mengetahui keikutsertaan masyarakat mendukung pemerintah dalam penanggulangan banjir. hasil penelitian menunjukkan bahwa respon masyarakat tentang strategi pemerintah dalam penanggulangan banjir merehab kembali tanggul yang rusak akibat banjir, penanaman pohon di sekitar sungai tidak terlalu berdampak dalam penanggulangan banjir di aceh utara dikarenakan pembangunan yang tidak saling terhubung.hal tersebut berdampak pada masyarakat ketika banjir yang mengalami kerugian harta benda bahkan mungkin korban jiwa. kata kunci: respon masyarakat, penanggulangan, banjir, aceh utara.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RESPON MASYARAKAT TERHADAP STRATEGI PEMERINTAHRNDAERAH DALAM PENANGGULANGAN BANJIR RNDIACEH UTARA. Banda Aceh Fakultas KIP,2024
Baca Juga : RESPONSIVITAS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENGHADAPI BANJIR DI KABUPATEN ACEH TIMUR (IRFAN FAJAR, 2022)
Abstract
Mahyu Munar. (2024). Community Response to Regional Government Strategy in Managing Floods in North Aceh. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the Guidance of Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd and Dr. Ruslan, S.Pd, M.Ed. Extreme weather such as high rainfall is a trigger factor for flooding. Floods occur every year in North Aceh. make people always look for safe places to evacuate, including taking refuge in public places such as mosques and meunasah. This research aims to find out how and what the community expects from the local government in flood management. This research was conducted by interviewing the people and community leaders of North Aceh directly in three villages affected by flooding regarding their responses and suggestions for their input for the government in flood management. The conclusion is that there is no long-term solution from the local government in dealing with the floods that occur every year. Factors that cause flooding include natural factors and human factors which include a lack of public awareness in maintaining the cleanliness of rivers and airways, illegal felling of trees, land use in river embankment areas. This research wants to know the community's response to the government's strategy for flood management in North Aceh and to find out community participation in supporting the government in flood management. The results of the research show that the community's response to the government's strategy for flood management, rehabilitating embankments damaged by floods, planting trees around rivers, does not have much of an impact on flood management in North Aceh because development is not connected. This has an impact on the community when floods occur. property loss and possibly even loss of life. Keywords: Community Response, Mitigation, Flood, North Aceh
Baca Juga : KAJIAN RISIKO BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BIREUEN UNTUK STRATEGI MITIGASI BENCANA (Ulfi Rahmah, 2024)