Penelitian inventarisasi jenis-jenis ikan di kawasan ekowisata hutan bakau kuala langsa telah dilaksanakan pada februari-agustus 2024. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang terdapat di kawasan hutan bakau kuala langsa. penentuan lokasi titik pengkoleksian sampel dilakukan dengan menggunakan metode survei eksploratif dengan menelusuri kawasan ekowisata hutan bakau kuala langsa. pengkoleksian sampel dilakukan menggunakan gill net dan jala sebanyak 9 titik pemasangan gill net dan 18 titik pelemparan jala. pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali ulangan pada setiap lokasi. pemasangan gill net dilakukan selama 24 jam. hasil penelitian diperoleh sebanyak 90 individu, yang terdiri dari 16 famili dan 18 spesies. spesies dengan jumlah individu terbanyak ditemukan pada spesies gerres erythrourus sebanyak 12 individu, diikuti spesies hyporhamphus balinensis sebanyak 11 individu, dan spesies sillago sihama sebanyak 9 individu. spesies yang paling sedikit ditemukan pada spesies caranx ignobilis, platycephalus indicus dan lactoria cornuta masing-masing sebanyak 1 individu.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INVENTARISASI JENIS-JENIS IKAN DI KAWASAN EKOWISATA HUTAN BAKAU KUALA LANGSA, KOTA LANGSA, ACEH. Banda Aceh Fakultas MIPA Biologi,2024
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN MALACOSTRACA DI KAWASAN HUTAN MANGROVE KUALA LANGSA KOTA LANGSA (Riska Fitriani, 2022)
Abstract
Research on the inventory of fish species in the Kuala Langsa Mangrove Forest Ecotourism Area was carried out in February-August 2024. This study aims to determine the types of fish found in the Kuala Langsa Mangrove Forest Area. Determination of the location of the sample collection point was carried out using the exploratory survey method by exploring the Kuala Langsa Mangrove Forest Ecotourism Area. Sample collection was carried out using gill nets and nets as many as 9 gill net installation points and 18 net throwing points. Sampling was carried out as many as 3 times in each location. Gill net installation was carried out for 24 hours. The results of the study obtained a total of 90 individuals, consisting of 16 families and 18 species. Species with the highest number of individuals were found in Gerres erythrourus species with 12 individuals, followed by Hyporhamphus balinensis species with 11 individuals, and Sillago sihama species with 9 individuals. The least species found in the species Caranx ignobilis, platycephalus indicus and Lactoria cornuta each as much as 1 individual.