Kopi merupakan salah satu komoditi ekspor terpenting dalam perekonomian indonesia. tanah gayo merupakan nama populer aceh untuk wilayah kabupaten aceh tengah dan bener meriah dengan iklim yang khas adalah daerah penghasil kopi arabica terbesar dan mendapat julukan sebagai "lumbung kopi arabic' secara garis besar pengolahan biji kopi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengolahan kering (oost indische bereiding) dan pengolahan basah wes indische bereiding). dari hasil analisa yang dilakukan, pabrik kilang kopi yang berkapasitas 800 ton green coffee per tahun, total investasi yang dibutuhkan sebesar rp 2.147.869.500 dengan biaya produksi rp 20.734.439.728 dan hasil penjualan pertahunya rp 31.639.144.000, irr pertahunnya 15 %, np v sebesar rp 5.921.889.610 sehingga didapatkan titik pulang pokok (bep) 6 tahun kata kunci : kopi arabica, green coffee, proses produksi, kelayakan teknik, kelayakan ekonomi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KELAYAKAN INDUSTRI (KELAYAKAN EKONOMI DAN KELAYAKAN TEKNIK) KILANG KOPI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2009
Baca Juga : ANALISA KELAYAKAN INDUSTRI PENGGEMUKAN SAPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK DI KABUPATEN ACEH BESAR (Muhardin Julfa, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN PENGUSAHA KILANG PADI KELILING DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Ansaria, 2018)