Bejana tekan (pressure vessel) dirancang dan dibangun dengan persyaratan kekuatan konstruksinya. kekuatan suatu struktur bejana dihitung berdasarkan tegangan maksimum yang terjadi pada bejana tersebu t berdasa rkan beban operasi yang diterimanya. tegangan yang terjadi pada dinding bejana sering disebut dengan tegangan membran, yang mempunyai tiga arah utama yaitu; arah tangensial (hoop), longitudinal (meridional) dan arah radial. kemajuan teknologi telah memberikan pilihan dalam melakukan analisis kekuatan struktur, selain secara eksperimental, komputasi numerik dengan metode elemen hingga (finite element method-fem) juga menjadi pilihan. pada analisis ini objek yang ditinjau adalah bejana horizontal berdinding tipis (rasio t/r, = 0,03) dengan menggunakan paket program komersial ansys rel 11. tipe elemen hingga yang digunakan adalah elemen tetrahedral dengan 4 titi k nodal (solid 72) dan pemodelan 3 dimensi dibuat dengan paket program solidworks 2007. pembebanan dilakukan secara statik dengan memberikan tekanan internal 120 psi. hasil perhitungan tegangan disajikan dalam kurva distribusi tegangan total (von-mises stress). dari hasil analisis didapat tegangan tarik maksimum sebe sar 9248,4 psi dan tegangan geser maksimum sebesar 5244,6 psi, yang terjadi pada daerah sambungan antara flange nozzle dengan silinder shell. sedangkan untuk defo rmasi maksimum terjadi pada head sebesar 1,47 x 10 in. kata kunci : bejana tekan, tegangan , tekanan, metode elemen hingga, ansys.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KEKUATAN BEJANA TEKAN DENGAN SADDLE SUPPORT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL DEFORMASI PERMUKAAN PADA BEJANA TEKAN BERDINDING TIPIS MENGGUNAKAN METODE DIGITAL IMAGE CORRELATION (Suci Nay Diah Fitriani, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS TRUSS RUANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA (T. Satria Budi, 2024)