Tugas akhir ini merupakan suatu perencanaan struktur gedung berlantai sepuluh. tujuan perencanaaan ini adalah untuk merencanakan struktur gedung yang mampu menahan beban tetap dan beban tidak tetap. tinggi kolom yaitu 4 meter dengan penampanmg berbentuk persegi. ukuran bentang balok terpanjang 8 meter dan yang terpendek i meter dengan penampang berbentuk persegi panjang. perhitungan struktur diawali dengan perhitungan pembebanan yang meliputi beban mati, beban hidup, beban angin, dan beban gempa. beban mati, beban hidup, beban angin berdasarkan peraturan pembebanan indonesia i987 beban gempa dihitung berdasarkan pedoman perencanaan ketahanan gempa untuk rumah dan gedung 1987, analisa struktur dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga dalam program sap 2000 non linier versi 7.40 untuk mendapatkan gaya-gaya dalam yang berupa momen. gaya normal dan gaya lintang. kombinasi pembebanan yang diberikan menurut american concrete institute 1999, hasil analisis struktur digunakan digunakan untuk mendimensi struktur gedung balok dan kolom beton bertulang menurut american concrete institute 1983. untuk pendimensian pelat lantai dan atap menggunakan peraturan beton bertulang sn1 03-2847-2002. dari hasil perencanaan dihasilkan tebal pelat lantai yang digunakan adalah ukuran i2 cm. ukuran penampang balok sloof 40\80 cm: balok induk tipe a lantai satu sampai enam 4080 cm dan lantai tujuh sampai sepuluh 3060 cm: balok induk tipe b lantai satu sampai sepuluh 3040 cm: balok bordes 2040 cm: balok anak tipe i dan 2 3040 cm dan 2030 lift 20.35 em: reng balok tipe 2 3040 cm: reng balok tipe 3 2030 cm. ukuran-ukuran balok tersebut cm: balok cm: reng balok tipe i 30 x 50 cm2 ; pendimensian awalnya berdasarkan panjang bentang balok ditiap-tiap lantai yaitu 8m. 4m. 2m. im.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG KONDOMINIUM BERTINGKAT SEPULUH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SAP 2000. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : REDESAIN GEDUNG MESS PEMERINTAH KOTA SABANG MENGGUNAKAN RANGKA BAJA SEBAGAI STRUKTUR UTAMA (Evi Agustia, 2014)
Abstract
Baca Juga : STUDI KOMPARASI PERENCANAAN PORTAL BAJA BIDANG BERTINGKAT DENGAN PENGAKU DIAGONAL (BRACING) MENGGUNAKAN SNI 03-1729-2002 DAN SNI 1729-2015 (Cut Meuthia Rani, 2018)