Penelitian berjudul “tingkat pengetahuan penjaja jajanan terhadap bahan tambahan makanan berbahaya pada jajanan di sekolah dasar se-kabupaten aceh tengah” pengambilan sampel di lapangan telah dilaksanakan mulai dari tanggal 18 februari s.d 18 maret 2013. penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan penjaja jajanan terhadap bahan tambahan makanan berbahaya pada jajanan di sekolah dasar se-kabupaten aceh tengah. subjek penelitian ini adalah penjaja jajanan di sekolah dasar se-kabupaten aceh tengah dari 5 kecamatan yaitu kecamatan lut tawar, kebayakan, bebesen, pegasing , dan bintang sebanyak 108 orang dengan rician 50 orang dari 5 kecamatan tersebut. metode penelitian adalah metode survei. jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan wawancara. data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase (%). hasil analisis data menunjukkan bahwa penjaja jajanan di sekolah dasar se-kabupaten aceh tengah memiliki pengetahuan yang cukup karena 68% dari 50 responden mendapat kategori cukup dengan jumlah 34 responden. dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaja jajanan di sekolah dasar se-kabupaten aceh tengah memiliki pengetahuan yang cukup terhadap bahan tambahan makanan berbahaya seperti pengawet dan pewarna.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINGKAT PENGETAHUAN PENJAJA JAJANAN TERHADAP BAHAN TAMBAHAN MAKANAN BERBAHAYA PADA JAJANAN DI SEKOLAH DASAR SE-KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2013
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN IBU MENGENAI JAJANAN SEHAT DENGAN PERILAKU MEMILIH MAKANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR (ALVI ARHAMUNNISA, 2018)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN PERILAKU KEBIASAAN JAJAN DENGAN STATUS GIZI PELAJAR SEKOLAH DASAR NEGERI TAHIJA JEULINGKE BANDA ACEH (Rosni Darwis, 2014)