Abstrak kata kunci: pisa, komunikasi matematis. pisa adalah salah satu evaluasi internasional yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun sekali untuk mengevaluasi peserta didik pada usia sekitar 15 tahun. pelaksanaan pisa yang telah dimulai sejak tahun 2000 menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak indonesia khususnya dalam literasi matematika masih rendah. dalam literasi matematika pisa, kemampuan komunikasi matematis merupakan faktor yang sangat penting untuk menunjang kemampuan matematika lainnya. penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal-soal pisa di kelas viii smp negeri 6 banda aceh. subjek penelitian terdiri dari enam siswa kelas viii-2. metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. data penelitian dijaring melalui tes dan wawancara. analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap hasil tes dan wawancara siswa dengan mengacu pada rubrik penilaian komunikasi matematis. pemilihan siswa yang diwawancarai berdasarkan kriteria tertentu, yaitu siswa yang mewakili variasi skor untuk setiap konten soal dan siswa yang mengerjakan soal dengan langkah penyelesaian yang unik. hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pisa konten perubahan dan hubungan (change and releationship) berada pada kategori baik, 2) kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pisa konten kuantitas (quantity) berada pada kategori baik, 3) kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pisa konten ketidakpastian dan data (uncertainty and data) masih berada pada kategori rendah, 4) kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pisa konten ruang dan bentuk (space and shape) masih berada pada kategori rendah, 5) terdapat beberapa faktor penghambat siswa dalam menyelesaikan soal- soal komunikasi matematis pisa yaitu: siswa masih sulit memahami informasi dari masalah yang diberikan; tidak mampu mengidentifikasikan konsep dari soal; salah dalam menggunakan konsep; belum mampu membuat model matematika; belum mampu mengaitkan ide ke dalam bentuk gambar; lemah dalam penafsiran gambar; penguasaan materi prasyarat yang masih rendah; dan lemah dalam operasi hitung.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PISA DI KELAS VIII SMP NEGERI BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2013/2014. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONTES LITERASI MATEMATIKA (KLM) PADA KELAS IX SMPN 6 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2014/2015 (Asmaul Husna, 2015)
Abstract
Baca Juga : KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TIMSS PADA MATERI ALJABAR DI SMPN 8 BANDA ACEH (RAHIL MASTURAH, 2022)