Program bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps) merupakan program bantuan dari pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. program ini dijalankan dengan terstruktur melalui perintah dari presiden yang selanjutnya diberikan kepada kementerian pupr, dirjen, direktur, kabalai, kasatker, ppk swadaya, kemudian untuk yang bertindak dilapangan diberikan kepada korkab dan tfl untuk membantu dan menemani pb selama proses pelaksanaan terjadi. bantuan ini juga salah satu fasilitas pemerintah berupa sejumlah yang yang akan diberikan kepada penerima bantuan untuk membangun dan meningkatkan kualitas rumah layak huni. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps) pada masyarakat berpenghasilan rendah. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. penelitian ini menggunakan perspektif struktural fungsional dari talcott parsons yang melihat dengan konsep agil (adaptation, goal attainment, integration, and latency) pada proses pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps). hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses pelaksanaan program yang berlangsung semua sistem yang berada dalam organisasi pelaksana berjalan dengan baik dan sesuai dengan konsep agil. adaptation yang dilakukan pada pelaksanaan program bsps berjalan dengan lancar. goal attainment yang terjadi pada pelaksanaan program tidak tepat waktu tetapi program tetap terus berjalan hingga selesai. integration berjalan lancar dengan membantu setiap bagian yang ada dalam struktur dan menghubungkan dari adaptasi, goal attainment, dan latency sehingga saling terstruktur. latency yang dilakukan untuk memelihara program hingga berjalan dengan baik yaitu melakukan pengawasan dan evaluasi dalam pelaksanaan program bsps. kata kunci: bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps), masyarakat berpenghasilan rendah, agil
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI DESA COT BEUT KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2023. Banda Aceh ,2024
Baca Juga : PEMANFAATAN DANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (MIFTAHUL JANNAH, 2020)
Abstract
The Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS) is an assistance program from the government aimed at low-income people. This program is carried out in a structured manner through orders from the president which are then given to the Ministry of PUPR, Director General, Director, Kabalai, Kasatker, PPK Swadaya, then those who act in the field are given to Korkab and TFL to help and accompany PB during the implementation process. This assistance is also one of the government facilities in the form of an amount that will be given to aid recipients to build and improve the quality of livable houses. The aim of this research is to determine the implementation of the Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) program in low-income communities. The method used in this research is a qualitative approach by collecting data through observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research uses a Structural Functional perspective from Talcott Parsons which looks at the concept of AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency) in the implementation process of the Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS). The research results show that in the ongoing program implementation process all systems in the implementing organization run well and are in accordance with the AGIL concept. Adaptations made to the implementation of the BSPS program ran smoothly. Goal Attainment that occurs during program implementation is not on time but the program continues to run until completion. Integration runs smoothly by helping each part in the structure and connecting adaptation, goal attainment, and latency so that they are mutually structured. Latency is carried out to maintain the program until it runs well, namely carrying out monitoring and evaluation in the implementation of the BSPS program. Keywords: The Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS), low income communities, AGIL.