Obat luka memiliki efek samping terhadap kulit. daun nilam terkenal pada masyarakat sebagai obat tradisional dan dapat mengobati luka sayat dan luka bakar. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh dari pemberian minyak nilam aceh (pogostemon cablin benth.) dengan fraksi yang berbeda yaitu minyak nilam mentah (crude oil), fraksi ringan (light fraction) dan fraksi berat (high fraction) pada penutupan luka terbuka pada mencit (mus musculus). metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) 4 perlakuan dengan 6 ulangan. masing-masing mencit dilukai sebesar 1x1 cm dan kemudian diberi perlakuan olesan minyak nilam. berdasarkan hasil pengolesan minyak nilam mentah (crude oil), fraksi ringan (light fraction) dan fraksi berat (high fraction) tidak berpengaruh dalam penurunan rerata luasan luka dan pada penilaian makroskopis nagaoka, namun terjadi peningkatan penyembuhan dilihat dari adanya penurunan rerata luasan penyembuhan atau penutupan luka. kata kunci: minyak nilam, penutupan luka terbuka, minyak nilam mentah, fraksi ringan, fraksi berat, vaseline
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) TERHADAP PENUTUPAN LUKA TERBUKA PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) SECARA MAKROSKOPIS. Banda Aceh Fakultas MIPA Biologi,2024
Baca Juga : POTENSI MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) FRAKSI RINGAN SEBAGAI REPELLENT TERHADAP LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA LINN.) (Annisa Karim, 2022)
Abstract
Wound medications have side effects on the skin. Patchouli leaves are well-known in the local community as a traditional medicine and can treat cuts and burns. This study aims to analyze the different effects of giving aceh patchouli oil (Pogostemon cablin Benth.) with various fractions, such as crude oil, light fraction and heavy fraction on open wound closure in mice (Mus musculus). The method used in this study is a completely randomized design (CRD) 4 treatments with 6 replications. Each mices was wounded 1x1 cm and then treated with patchouli oil. Based on the results of the application of crude patchouli oil, the light fraction, and the high fraction had no effect on reducing the average wound size and on the macroscopic scoring of Nagaoka, but there was an enhancement in wound healing from a decrease in average healing area or wound closure. Keywords: Patchouli oil, open wound closure, crude patchouli oil, light fraction, heavy fraction, Vaseline