Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Eka Afriliani, KAJIAN PEMBUATAN BISKUIT DARI PASTA KACANG HIJAU. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010

Tanaman kacang hijau (phaseolus aureus) merupakan salah satu keluarga leuguminosa yang tumbuh baik di berbagai dacrah berikim tropis. diversifikasi pangan merupakan salah satu persyaratan pokok dalam konsumsi pangan yang mutu dan gizinya. kacang hijau memiliki daya cerna yang baik serta kurang menimbulkan gas didalam perut daripada sebagian besar kacang-kacangan lainnya, karenanya sangat cocok digunakan sebagai gizi dan bahan makanan bagi dan anak balita serta orang lanjut usia. produk olahan kacang hijau umumnya dikonsumsi langsung setelah diolah, misalnya bubur kacang hijau, es kacang minuman, bakpia, sebagai isian makanan misalnya isian onde- onde, kue dan lain-lain. selain itu produk olahan kacang hijau dalam bentuk kering lainnya bahan baku biskuit, sereal makanan bayi, tepung kacang hijau dan pasta kacang hijau. pasta kacang hijau diperoleh dari pengolahan kacang hijau melalui rapa tahapan proses. pasta kacang hijau dibuat dengan cara sebagai berikut: kacang hijau terlebih dahulu disortasi, direndam, dikupas kulit, dikukus dan lanjutnya digiling hingga menjadi pasta kacang hijau. biskuit dari pasta kacang mempunyai kandungan gizi yang masih banyak dibandingkan dengan g kacang hijau, selain itu proses pembuatan pasta kacang hijau lebih mudah pada proses pembuatan tepung kacang hijau. penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan biskuit dari pasta kacang hijau sedangkan secara khusus bertujuan untuk mengetahui waktu pengukusan kacang hijau dan perbandingan tcpung terigu dengan pasta kacang hijau yang digunakan terhadap mutu biskuit yang dihasilkan. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) faktorial 3x3, yang terdiri dari 2 faktor. faktor pertama adalah faktor waktu pengukusan kacang hijau (a) yang terdiri dari 3 taraf yaitu a,= 10 menit, a= 20 menit, dan a= 30 menit. faktor kedua adalah perbandingan tepung terigu dengan pasta kacang hijau (b) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu b = 3:1, b = 1:1, dan b, =1:3. analisis yang dilakukan rncliputi sifat kimia (kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein) serta sifat organoleptik (warna , aroma, rasa dan tekstur). hasil penelitian rnenunjukkan bahwa faktor waktu pengukusan kacang hijau berpengaruh sangat nyata (p:



Abstract



    SERVICES DESK