abstrak sauzan tahira. (2024). pertunjukan rapa’i geurimpheng di sanggar poh cakra lhoksukon kabupaten aceh utara. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan bapak dr. rida safuan selian, m.pd dan ibu samsuri, s.pd., m.ed. penelitian ini mengangkat masalah mengenai bentuk seni pertunjukan rapa’i geurimpheng. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk pertunjukan rapa’i geurimpheng. pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. teknik mengecek keabsahan data dengan triangulasi data. berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa rapa’i geurimpheng adalah kesenian tradisi yang berasal dari aceh yang berkembang pesat pada masyarakat bagian pesisir timur. pertunjukan rapa’i geurimpheng ditampilkan pada acara sunatan, penyambutan tamu, dan acara perkawinan. dalam penyajian pertunjukan rapa’i geurimpheng dimainkan dalam jumlah genap, dengan minimal pemain 8 orang dan maksimal 12 orang. penari terdiri dari 8 orang dan pemusik terdiri dari 4 orang, dengan 1 orang syahi (vocal), dan 3 orang syeh yaitu apiet wi, apiet uneun dan apiet tengeoh. pertunjukan rapa’i geurimpheng terdiri dari 3 tahap yaitu: saleum aneuk syahi, tingkah atau kisah, dan lani atau penutup. pertunjukan ini diiringi dengan bahasa aceh dan alat musik rapa’i. busana penari terdiri dari baju kemeja aceh, celana panjang, songket dan ikat kepala. rapa’i geurimpheng ditampilkan pada acara perkawinan, 17 agustus tingkat kecamatan sebagai hiburan dan penampilan pada acara kesenian sebagai persembahan yang dipentaskan diluar atau didalam gedung. kata kunci: bentuk, pertunjukan, rapa’i geurimpheng.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERTUNJUKAN RAPA’I GEURIMPHENG DI SANGGAR POH CAKRA LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA. Banda Aceh ,2024
Baca Juga : ANALISIS STRUKTUR MUSIK PADA PERTUNJUKAN RAPA’I DABUS DI SANGGAR MUTIARA SAKTI DESA INDRA DAMAI KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN (FOCUSING ON RITMIC) (Salwija, 2024)
Abstract
ABSTRACT Sauzan Tahira. (2024). Rapa'i Geurimpheng performance at Sanggar Poh Cakra Lhoksukon, North Aceh Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Mr. Dr. Rida Safuan Selian, M.Pd and Mrs. Samsuri, S.Pd., M.Ed. This research raises the issue of the Rapa'i Geurimpheng performing art form. The aim of this research is to describe the form of the Rapa'i Geurimpheng performance. The approach taken in this research uses a qualitative approach with descriptive research type. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis with data reduction, data presentation and data verification. The technique of checking data validity is by data triangulation. Based on the research results, it shows that Rapa'i Geurimpheng is a traditional art originating from Aceh which is growing rapidly in eastern coastal communities. The Rapa'i Geurimpheng performance is performed at circumcision ceremonies, welcoming guests and weddings. In presenting the Rapa'i Geurimpheng performance, it is played in even numbers, with a minimum of 8 players and a maximum of 12 people. The dancers consist of 8 people and the musicians consist of 4 people, with 1 Syahi (vocal), and 3 sheikhs namely apiet wi, apiet uneun and apiet tengeoh. The Rapa'i Geurimpheng performance consists of 3 stages, namely: Saleum aneuk syahi, Acting or story, and Lani or ending. This performance is accompanied by Acehnese language and Rapa'i musical instruments. Dancer clothing consists of an Acehnese shirt, trousers, songket and headband. Rapa'i Geurimpheng is displayed at weddings on August 17 at the sub-district level as entertainment and performances at arts events as offerings staged outside or inside the building. Keywords: Form, Performance, Rapa’i Geurimpheng.