Jagung (zea mays) merupakan komoditas pangan sumber karbohidrat kedua setelah beras, sangat penting untuk. ketahanan pangan. jagung juga berperan penting dalam industri pakan ternak serta industri pangan. pemipilan merupakan penanganan paska panen yang terpenting pada jagung. pemipilan adalah suatu proses perontokan biji jagung dari tongkolnya, saat yang tepat untuk pemipilan jagung yaitu ketika kadar air jagung berkisar antara 18-20%. selain untuk mempertahankan mutu jagung pada jangka waktu yang cukup lama, pemipilan jagung bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani. sampai saat ini poros pemipilan sudah dibantu dengan alat maupun mesin pemipil. keberhasilan mesin pemipil sangat terganfung dari sistem transmisi daya dan silinder pemipilnya. untuk itu analisis terhadap transmisi daya dan silinder pemipil pada mesin pemipil juga sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. tujuan penelitian ini adalah menganalisis sistem transmisi daya dan silinder pemipil pada mesin pemipil jagung (zea mays.). penelitian ini dilaksanakan di laboraturium alat dan mesin pertanian jurusan teknik pertanian, fakultas pertanian, universitas syiah kuala, dan di balai latihan kerja industri (blki) banda aceh, mulai desember 2007-juni 2008. menganalisis sistem transmisi daya pada mesin pemipil jagung yang terdiri dari poros, bantalan, puli, dan sabuk. berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa panjang diameter silinder adalah 500 mm, dan diameter silinder 280 mm. panjang baut 10 mm, dan untuk jarak antar baut 10 mm. lebar ruang pemipil terbagi dua, diantaranya lebar ruang pemipil atas dan lebar ruang pemipil bawah, besar masing-masing ruang pemipil sebagai berikut : lebar ruang pemipil atas sebesar 40 mm, sedangkan ruang pemipil bawah sebesar 20,2 mm. besarnya daya yang ditransmisikan untuk. merancang poros dengan beban puntir dan lentur adalah sebesar 0,3677 kw dengan putaran poros 1430 rpm. bahan poros yang digunakan untuk merancang poros silinder adalah jenis s40c dengan kekuatan tarik 4,340 (kg/mm2). sabuk yang digunakan adalah sabuk-v, tipe a, no. 61 sebanyak 2 buah, dk= 106 mm, dk = 283 mm. untuk lubang poros 11 mm, 15 mm, jarak sumbu poros 478+50mm-20mm, dari hasil analisis diameter poros yang digunakan 9 mm sedangkan pada mesin pemipil berdiameter 2,5 mm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS SISTEM TRANSMISI DAYA DAN SILINDER PEMIPIL PADA MESIN PEMIPIL JAGUNG (ZEA MAYS). Banda Aceh Fakultas Pertanian,
Baca Juga : DESAIN KONSEPTUAL MESIN PEMIPIL KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANA WILD) MENGGUNAKAN APLIKASI SOLIDWORK DAN CATIA (ARIIQ MUHAMMAD AQIL, 2024)