Zakat adalah bentuk ibadah yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat, menciptakan hubungan yang erat di antara sesama umat islam. baik zakat fitrah maupun zakat maal, keduanya memiliki peran penting dalam memperkuat ikatan sosial. melalui zakat, perbedaan ekonomi antara kaya dan miskin dapat diredam, memastikan bahwa tidak ada golongan yang tertindas. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. teknik pengambilan informan penelitian adalah menggunakan purposive sampling. informan dalam penelitian ini adalah kepala sekretariat baitul mal, anggota badan baitul mal dan masyarakat umum. hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi sosialisasi yang dilakukan baitul mal diantaranya, pemasangan baliho, radio, brosur, khutbah jumat, kunjungan sosialisasi ke perusahaan, imsakiyah, kalender, plamflet, door to door, membuat regulasi qanun dan peraturan daerah (perda) kepada pemerintah dan menggandeng baitul mal gampong (bmg) dan unit pengumpul zakat (upz) dalam instansi pemerintah sebagai mitra baitul mal kabupaten aceh barat. berdasarkan efektivitas strategi sosialisasi baitul mal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar zakat di kabupaten aceh barat belum efektif, ini dapat dilihat dari tiga indikator yang digunakan yaitu, sosialisasi program, tujuan program, pengawasan dan monitoring belum efektif, sedangkan untuk indikator ketepat sasaran sudah efektif. kata kunci ; implementasi, efektivitas strategi sosialisasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS STRATEGI SOSIALISASI BAITUL MAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh ,2024
Baca Juga : PENGARUH PENDAPATAN, PENGETAHUAN TERHADAP MINAT MEMBAYAR ZAKAT DENGAN KESADARAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI BAITUL MAL KOTA BANDA ACEH) (R. RAMADHAN, 2024)
Abstract
Zakat is a form of worship that is directed to improve the welfare of the people, creating close relationships among fellow Muslims. Both zakat fitrah and zakat maal have an important role in strengthening social ties. Through zakat, economic disparities between rich and poor can be reduced, ensuring that no group is oppressed. This research uses a qualitative method with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The technique of taking research informants is using purposive sampling. The informants in this study are head of the secretariat of Baitul Mal, members of the Baitul Mal Board and the general public. The results of the study show that the implementation of the socialization strategy carried out by Baitul Mal includes, installing billboards, radios, brochures, Friday sermons, socialization visits to companies, imsakiyah, calendars, plamphlets, door to door, making Qanun regulations and regional regulations (Perda) to the government and collaborating with Baitul Mal Gampong (BMG) and the Zakat Collection Unit in government agencies as partners of Baitul Mal Aceh Barat Regency. Based on the effectiveness of Baitul Mal's socialization strategy in increasing public awareness of paying zakat in Aceh Barat Regency, this can be seen from the three indicators used, namely, program socialization, program objectives, supervision and monitoring have not been effective, while the indicators of on-target accuracy have been effective. Keywords: Implementation, effectiveness of socialization strategies.