Abstrak tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat menguji dan menganalisis pengaruh tindakan supervisi terhadap kepuasan kerja akuntan di satuan anti korupsi (sak) badan rehabilitasi dan rekonstruksi (brr) nad. seorang akuntan akan bekerja lebih baik jika mereka memiliki semangat kerja yang dibangkitkan oleh tugas dan memiliki perasaan positif terhadap tugas itu. supervisor merupakan pemberi semangat yang di dapat melalui tindakan supervisi seperti; pemeriksaan pekerjaan, pemberian saran, bimbingan dan dukungan mental. responden dari penelitian adalah para akuntan yang bekerja di sak brr yang menjalankan proses audit, yang melakukan pengujian terhadap laporan keuangan setiap satker brr. teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus. pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diserahkan pada masing-masing akuntan di sak brr yang berjumlah 60 orang. dari 60 kuesioner yang diedarkan, kuesioner yang dapat dianalisa berjumlah 35 kuesioner, sedangkan sisanya dinyatakan tidak kembali dan rusak. selain itu, untuk memperkuat data didalam kuesioner dilakukan juga wawancara pada akuntan sak yang dianggap perlu. penelitian ini menggunakan variabel terikat dan variabel bebas . tindakan supervisi (x) mewakili variabel bebas, dimana terbagi atas; aspek kepemimpinan dan mentoring (xi), aspek kondisi kerja (x2), dan aspek penugasan (x3). kepuasan kerja akuntan (y) merupakan variabel terikat yang dipengaruhi oleh variabel bebas (x). data yang diperoleh dalam penelitian ini, diolah dengan menggunakan spss 12. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, aspek kepemimpinan dan mentoring dan aspek penugasan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. sebaliknya aspek kondisi kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja. hal ini ditunjukkan dalam persamaan regresi linear berganda y = 24,541 + 1,002x% - 0,357x, + 0,865x% hasil pengujian simultan diperoleh fhitung sebesar 12,454, sedangkan fubet pada tingkt signifikansi a = 5% adalah sebesar 3,305. hal ini memperlihatkan bahwa fhitung > ftabel. dengan demikian dapat diambil keputusan keputusan menerima ha dan menolak ho, artinya tindakan supervisi dalam aspek kepemimpinan dan mentoring (xi), aspek kondisi kerja (x2), dan aspek penugasan (x2), secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. nilai t hitung untuk masing-masing variabel independen yaitu sebesar 3,324 untuk variabel aspek kpemimpinan dan mentoring, sebesar -0,764 untuk aspek kondisi kerja dan sebesar 2,155 untuk aspek penugasan. nilai t tabet pada tingkat keyakinan 95% menunjukkan angka sebesar 2,032. sehingga dapat diartikan bahwa secara parsial hanya aspek kondisi kerja yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. sebaliknya aspek kepemimpinan dan mentoring serta aspek penugasan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA SATUAN ANTI KORUPSI (SAK) BADAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI (BRR) NAD. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2008
Baca Juga : PENGARUH KOMPLEKSITAS TUGAS DAN TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERIA AUDITOR (STUDI EMPIRIS PADA BPK PROV. NAD) (Wita Heryanti, 2024)
Abstract
Baca Juga : RISIKO MANAJERIAL, OPERASIONAL, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH (Cut Annisa Widyasari Mastura, 2016)