Budaya keselamatan pasien dirumah sakit diterapkan untuk meningkatkatkan kesadaran dalam mencegah terjadinya insiden dan menciptakan rumah sakit tempat yang aman untuk kesembuhan pasien. jenis penelitian ini descriptive research dengan desain cross sectional study. sampel penelitian dengan jumlah 47 responden, dengan teknik accidental sampling dan data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner baku (hspsc) yang dikembangkan oleh agency for healthcare research and quality (ahrq, 2019).hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran budaya keselamatan pasien berada pada kategori baik (76,08%) yang terbagi dalam 10 dimensi, yaitu kerjasama tim berada pada kategori baik (88,14% ); kepegawaian dan kecepatan kerja berada pada kategori sedang (63,55 %); pembelajaran organisasi untuk perbaikan berkelanjutan berada pada kategori baik (88,08%); respon ketika terjadi kesalahan berada pada kategori baik (66,23%); supervisor mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (80,77%); komunikasi tentang terjadinya kesalahan berada pada kategori baik (86,01%); keterbukaan komunikasi berada pada kategori baik (85,67%); jumlah laporan insiden berada pada kategori sedang (52,67%); manajemen rumah sakit mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (80,50%); pergantian tugas dan pertukaran informasi berada pada kategori baik (69.26%). dengan ini diharapkan pihak manajemen rumah sakit dapat mempertahankan budaya keselamatan pasien dengan mengevaluasi kinerja pegawai, meningkatkan motivasi pegawai dalam bekerja dan meningkatkan budaya pelaporan dengan membuat sistem pelaporan yg mudah diakses untuk menjamin keamanan pegawai saat pelaporan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM MEUTIA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2024
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH (RAUDHATUL HUSNA, 2025)
Abstract
The implementation of patient safety culture in hospitals is critical for raising awareness, preventing adverse incidents, and ensuring that hospitals provide a safe environment for patient recovery. This study employed a descriptive research method with a cross-sectional study design. The research sample comprised of 47 respondents, selected through accidental sampling, and the data were collected using questionnaires. A standardized questionnaire (HSPSC) developed by the Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ, 2019) was used as the data collection tool. The findings indicated that the overall patient safety culture was categorized as good (76.08%), assessed across 10 dimensions. The results for each dimension were as follows: teamwork (88.14%, good), staffing and work pace (63.55%, moderate), organizational learning for continuous improvement (88.08%, good), response to errors (66.23%, good), supervisor support for patient safety (80.77%, good), communication about errors (86.01%, good), openness in communication (85.67%, good), incident reporting (52.67%, moderate), hospital management support for patient safety (80.50%, good), and handoffs and information exchange (69.26%, good). The findings suggest that hospital management should continue fostering a positive patient safety culture by regularly evaluating staff performance, enhancing employee motivation, and improving the incident reporting system. Establishing an easily accessible reporting platform can further ensure the safety of employees, thereby promoting a safer hospital environment.