Proses pengeringan biji kakao secara tradisional yaitu penjemuran dengan memanfaatkan energi matahari, mempunyai kelemahan karena sangat tergantung pada cuaca, disamping itu penjemuran pada tempat terbuka dapat mengurangi mutu produk dan kurang higenis. untuk mengatasi kelemahan-kelemahan tersebut, maka direncanakan alat pengering buatan dengan menggunakan bahan bakar sebagai sumber energi panas. salah satu hal terpenting dalam alat pengering yaitu penyeragaman temperatur, secara sirkulasi zig-zak. peralatan dirancang memiliki tiga bagian utama yaitu perencanaan ruang bakar menggunakan pengarah gas panas yang terbuat dari plat seng. sedangkan perencanaan ruang lemari pengering yang terbagi atas bagian dalam sirkulasi gas panas berbentuk segi empat terbuat dari plat seng dan bagian luar lemari diberi pengarah gas panas yang dindingnya isolasi kayu dan bagian dalamnya dilapisi plat seng. selanjutnya perencanaan cerobong agar gas panas yang melewati rak tidak seluruhnya terbuang ke udara namun hanya sebahagian dan sisa gas panas dapat kembali ke ruang pengering. dari semua ini menyimpulkan bahwa alat ini cukup efektif untuk digunakan sebagai peralatan pengeringan biji kakao yang tepat guna. kata kunci: penyeragaman temperatur, sirkulasi zig-zag, perencanaan peralatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN SISTEM PENGERING KAKAO DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI BAHAN BAKARRNSEBAGAI ENERGI PEMANAS. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : ANALISIS EFISIENSI DAN EKONOMI PADA ALAT PENGERING SURYA UNTUK PENGERINGAN BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L) (Irvan Hilmi Mudir, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGUKURAN KEBUTUHAN ENERGI PENGERINGAN KAKAO MENGGUNAKAN OVEN LISTRIK (AFRIZAL, 2024)