Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Suryani, PERANAN SULTAN ALI MUGHAYAT DALAM PEMBENTUKAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM (1514-1530) M. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala,

Abstrak peranan sultan ali mughayat syail dalam pembentukan kerajaan aceh darussalm oleh : suryani sultan ali mughayat syah memerintah dari tahun 1514-1530 m., beliau adalah anak dari sultan alaiddin syamsu syah. sultan ali mughayat syah dikenal sebagai figur pemberani dalam menentang bangsa portugis, beliau tampaknya lebih bersifat seorang panglima perang dari pada seorang organisator. selama kepemimpinannya, segala upaya dilancarkan oleh portugis untuk menghancurkannya. namun berkat usahanya yang gigih bangsa portugis berhasil diusir dari bumi aceh. pembahasan ini bertujuan ingin mengungkapkan faktor pendorong sultan ali mughayat syah dalam pembentukan kerajaan aceh darussalam dan peran sultan ali mughayat syah dalam pembentukan kerajaan aceh darussalam. metode penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode sejarah, yang meliputi heuristik, kritik dan interpretasi serta pengkisahan. heuristik adalah pengumpulan dan pencarian sumber sejarah atau dokumen yang berkaitan dengan pembahasan ini. hasil pembahasan menunjukkan bahwa kedatangan portugis ke aceh menyebabkan perpecahan antara kekuasaan-kekuasaan yang ada di aceh . politik devide etimpera merupakan satu jalan yang dijalankan oleh portugis untuk menguasai wilayah penghasil rempah-rempah, dengan politik adu domba itu juga bangsa portugis dapat menguasai beberapa pelabuhan dan berhasil mendirikan kantor dagang di beberapa kerajaan. keinginan bangsa portugis menguasai aceh telah membangkitkan semangat sultan ali mughayat syah untuk menyatukan kerajaan aceh, daya,pedir, pasai, pereulak, dan kerajaan lingga yang terletak ditegah-tengah pegunungan daerah aceh ke dalam kerajaan aceh darussalam yang berasaskan pada hukum islam, beliau membangkitkan kesadaran dalam berbangsa dan mempererat tali persaudaraan dengan menghilangkan perbedaan antar suku aceh,gayo, tamiang, dan suku-suku lainnya. sehingga kerajaan aceh darussalam menjadi sebuah kerajaan yang berdaulat dan menjadi dasar bagi perkembangan kerajaan aceh untuk pertama kalinya.



Abstract



    SERVICES DESK