Minyak bumi adalah sunber energi yang tidak dapat diperbaharui dan akan habis suatu saat nanti. krisis energi telah memicu meningkatnya harga bahan bakar di pasar internasional, oleh karena itu penggunaan minyak bumi sebagai sumber energi perlu dikurangi untuk menghindari meningkatnya krisis energi dimasa yang akan datang. salah satu contoh limbah pertanian yang sampai saat ini belum manfaatkan adalah timbah kulit buah kopi (pulp) limbah kulit kopi adalah temasuk biomassa mengandung lignoselulosa sangat dimungkinkan untuk dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif bioetanol. penelitian ini dilaksanakm menggunakan rancangan acak lengkap (ral) 3 x 4 yang terdiri atas dua faktor. faktor 1 yaitu waktu hidrolisis (4 jenis: t1 = 15 menit, t2 = 30 menit, t3 = 45 mgiv dan t4 = 60 merit ). faktor 11 yaitu konsentrasi asam sulfat (3 taraf : ci = 4 %, c2 = 6 %, dan c3 = 8 %). dengan demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. parameter yang diamati pada pembuatan etanol adalah kadar glulrosa. analisis kimia kadar air, kadar protein, serat kasar, kadar abuu dan kadar etanol). dari hasil penelitian ini perlakuan terbaik yang diperoleh adalah pada kombinasi perlakuan konsentrasi asam sulfat 8 % dan waktu hidrolisis 60 menit dengan karakteristik sebagai berikut : kadar glukosa 7.472 %, kadar etanol 6.91 %, sedangkan untuk bahan baku kadar air 12.107 %, kadar protein 13.52 %, serat kasar 21.079 %, kadar abu 8.218 %)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KONSENTRAS ASAM SULFAT (H2SO4) DAN WAKTU HIDROLISIS KULIT BUAH (PULP) KOPI TERHADAP KADAR GLUKOSA UNTUK PEMBUATAN ETANOL. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2011
Baca Juga : PEMBUATAN BIOETANOL DARI KULIT PISANG KEPOK DENGAN FERMENTASI MENGGUNAKAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE (Nanda Syah Putra, 2018)
Abstract
Baca Juga : PROSES PEMBUATAN FURFURAL DARI KULIT KACANG TANAH MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT (H2SO4) (Algannaharo, 2024)