Suhu rendah merupakan cara yang cukup efektif untuk memperpanjang viabilitas dan vigor benih dalam masa penyimpanan. namun sejauh mana perlakuan suhu simpan dan perbedaan varietas dapat mempengaruhi viabilitas dan vigor benih kopi arabika masih belum diketahui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu simpan dan varietas terhadap viabilitas dan vigor benih kopi arabika, serta untuk mengetahui nyata tidaknya interaksi antara keduanya. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih, fakultas pertanian, universitas syiah kuala, darussalam, banda aceh, sejak tanggal 4 agustus sampai dengan 14 november 2004. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial dengan tiga ulangan faktor yang diteliti terdiri atas dua faktoryaitu suhu simpan dan varietas. faktor suhu simpan terdiri atas tiga taraf yaitu suhu simpan 10'c, 20'c dan suhu kamar. faktor varietas terdiri dari tiga tarafyaitu jember, catimor dan catura. peubah yang diamati meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, vigor kecambah serta kadar air akhir pengamatan pengamatan dilakukan sebanyak dua kali yaitu setelah 30 dan 60 hari penyimpanan hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu simpan berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. viabilitas tertinggi untuk penyimpanan selama 30 hari adalah suhu 10"c, sedangkan penyimpanan selama 60 hari adalah suhu 20c. varietas kopi arabika tidak berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih. tidak terdapat interaksi yang nyata antara suhu simpan dengan varietas kopi arabika
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH SUHU SIMPAN DAN VARIETAS TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.). Banda Aceh ,
Baca Juga : PENGARUH JENIS MEDIA TANAM DAN VARIETAS TERHADAP VIABILITAS BENIH KOPI (COFFEA SP.) (ZULFA LUTHFIYATUNNISA, 2023)
Abstract
Baca Juga : VIGOR BENIH KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) YANG BERASAL DARI KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH DAN UMUR PRODUKTLF YANG BERBEDA (Devi Handayani, 2024)