Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance terhadap compulsive buying di kalangan mahasiswa fakultas ekonomi unsyiah. sampel penelitian sebanyak 100 orang mahasiswa yang berbelanja pada lima supermarket di kata banda aceh terdiri dari supermarket pante pirak, suzuya, hermes palace, indomaret dan barata. pengumpulan data menggunakan kuesioner dan selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda. penelitian menemukan bahwa self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance berpengaruh positif terhadap compulsive buying dikalangan mahasiswa fakultas ekonomi unsyiah. variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap compulsive buying adalah self-acceptance importance. kemudian menyusul community feeling acceptance di urutan kedua dan affiliation acceptance di urutan ketiga. hasil pengujian statistik menunjukkan nilai f hitung > f tabel, dan nilai t hitung masing-masing variabel juga lebih besar dari nilai t tabel dapat diartikan, baik secara simultan maupun secara parsial, self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance berpengaruh signifikan terhadap compulsive buying. kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, intcnsitas compulsive buying dikalangan mahasiswa fakultas ekonomi unsyiah secara nyata dipengaruhi oleh self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance. kata kunci: compulsive buying, self-acceptance importance, affiliation acceptance dan community feeling acceptance.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH SELF-ACCEPTANCE IMPORTANCE, AFFILIATION IMPORTANCE DAN COMMUNITY FEELING IMPORTANCE TERHADAP COMPULSIVE BUYING (STUDI KASUS PADA MABASISWA FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN COMPULSIVE BUYING DISORDER PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Aqila, 2025)