Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelelahan kerja dan pengaturan kerja fleksibel terhadap kesejahteraan karyawan, dengan persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi, pada pengendara grab di banda aceh. populasi penelitian terdiri dari pengendara transportasi online yang tergabung dalam pt grab indonesia di banda aceh, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. analisis data dilakukan menggunakan model persamaan struktural (structural equation model, sem) dengan bantuan program smartpls 4. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan kerja berhubungan positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, serta memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap persepsi dukungan organisasi. sebaliknya, pengaturan kerja fleksibel menunjukkan hubungan negatif dan tidak signifikan terhadap persepsi dukungan organisasi, namun memiliki hubungan positif meski tidak signifikan terhadap kesejahteraan karyawan. selain itu, persepsi dukungan organisasi berhubungan positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan. kelelahan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan dengan persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi. di sisi lain, pengaturan kerja fleksibel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan dengan persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi. kata kunci: kelelahan kerja, pengaturan kerja fleksibel, kesejahteraan karyawan, persepsi dukungan organisasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KELELAHAN KERJA DAN PENGATURAN KERJA FLEKSIBEL TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN DENGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENGENDARA GRAB DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2024
Baca Juga : PENGARUH EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN DAN DUKUNGAN ORGANISASI SERTA LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEMAMPUAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA PT. PLN PERSERO WILAYAH ACEH) (CUT EVA WANI, 2018)
Abstract
ABSTRACT This study aims to examine the influence of job burnout and flexible work arrangements on employee well-being, with perceived organizational support as a mediating variable, among Grab drivers in Banda Aceh. The study population consists of online transportation drivers affiliated with PT Grab Indonesia in Banda Aceh, with a sample of 100 respondents selected using accidental sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the aid of the SmartPLS 4 program. The results of this study show that work fatigue is positively and significantly related to employee welfare, and has a positive and significant relationship with the perception of organizational support. In contrast, flexible working arrangements show a negative and insignificant relationship to the perception of organizational support, but have a positive relationship although not significant to employee well-being. In addition, the perception of organizational support is positively and significantly related to employee wellbeing. Work fatigue also has a positive and significant effect on employee welfare with the perception of organizational support as a mediating variable. On the other hand, flexible work arrangements have a positive, positive and significant effect on employee welfare with the perception of organizational support as a mediating variable. Keywords: Job burnout, flexible work arrangements, employee well-being, perceived organizational support.