Abstrak kata kunci : boraks, mie basah, ekstrak kunyit penelitian tentang “penggunaan ekstrak kunyit (curcuma domestica) sebagai penentuan kadar boraks dalam mie basah yang beredar di pasar peunayong kota banda aceh” telah dilaksanakan pada tanggal 12 oktobersampai 17 november 2014. penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui keberadaan zat pengawet boraks dalam mie basah yang beredar di pasar peunayong kota banda aceh, (2) untuk mengetahui jumlah kadar boraks dalam mie basah yang beredar di pasar peunayong kota banda aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (ral) pola non faktorial. sampel dalam penelitian ini adalah mie basah yang diperjualbelikan di empat lokasi pasar peunayong (toko nad, toko mie dek yan, toko mie mandiri, dan toko mie sardani). analisis data untuk mengetahui keberadaan boraks dalam mie basah dengan menggunakan ekstrak kunyit (curcuma domestica) dan untuk mengetahui jumlah kadar boraks dalam mie basah digunakan analisis varian (anava), uji beda nyata duncan (jntd) 0,05. hasil penelitian menunjukkan bahwa mie basah yang diperjuaalbelikan di pasar peunayong kota banda aceh positif mengandung boraks dengan nilai f-hitung 10,00 > f-tabel 3,49 pada taraf signifikan 0,05.kesimpulan, kunyit dapat digunakan untuk menganalisis kandungan boraks dalam mie basah yang beredar di pasar peunayong kota banda aceh, mie basah tersebut dinyatakan positif mengandung boraks sehingga tidak aman untuk dikonsumsi dan dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGGUNAAN EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA) SEBAGAI PENENTUAN KADAR BORAKS DALAM MIE YANG BEREDAR DI PASAR PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH.. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2015
Baca Juga : EFEKTIVITAS EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA)DALAM MEREDUKSI FORMALIN PADA KERANG (ANADARA SP) ASIN (Risnawati, 2016)
Abstract
Baca Juga : DAYA HAMBAT EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (Mutia, 2015)